Kompas.com - 13/08/2018, 21:38 WIB
Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/3/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE Faransyah Jaya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (6/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya menyebutkan program OK OCE kini tak hanya akan menjadi program di DKI Jakarta melainkan akan hadir di kota dan provinsi di Indonesia lainnya.

"DKI jelas OK OCE tetap berjalan karena itu program DKI dan janji kampanye Anies-Sandi. Tapi kita mikirin akan go nasional," ujarnya di coworking space PGO, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/8/2018).

Ia mengklaim sudah ada permintaan bergabung dari para wirausahawan dan membuka OK OCE di ke 34 provinsi di Indonesia.

"Kita keliling-keliling (Indonesia) dan banyak yang minta di kota ini,  jadi akan kita pikirkan. Sudah hampir di semua provinsi sudah ada yang mendaftar karena melihat konsep kita," tutur Faran.

Baca juga: Sandiaga Mundur dari Wagub DKI, OK OCE Kehilangan Maskot

Saat ini, kata dia, OK OCE mulai diuji coba di beberapa provinsi dan kota seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.

OK OCE yang hadir di kota-kota tersebut pun dipersilakan untuk memakai nama OK OCE namun bisa menambahkan embel-embel dari pemilik usaha.

"Nanti silakan yang mau mendaftar sebagai penggerak OK OCE. Mereka akan pakai brand OK OCE. Kita sudah trial di Jateng, Jabar dan Sumsel. Yang cukup berhasil di Jateng. Di Jabar OK OCE asyik, di sumsel OK OCE kito, si Jateng ayo obah," terangnya lebih lanjut.

Baca juga: Sandiaga Jadi Cawapres, Pemprov DKI Pastikan OK OCE Pantang Berhenti

"Nanti kita persilakan penggerak pakai branding-nya OK OCE seperti apa. Jadi nanti OK OCE ini jadi seperti konsultan mereka untuk menjalankan," kata dia.

Selain mencakup wilayah nasional, Faran menuturkan OK OCE juga kemungkinan akan go internasional. Menurutnya, sudah ada 2 negara yang menghubunginya.

"Internasional juga menarik, saat ini sudah ada 2 negara yang menghubungi saya, Australia dan Amerika," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Megapolitan
Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Megapolitan
Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Megapolitan
Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Megapolitan
Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.