Tak Ingin Mogok, Jakpro Enggan Terburu-buru Operasikan LRT Jakarta

Kompas.com - 13/08/2018, 22:46 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencoba LRT Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018) KOMPAS.com/ STANLY RAVELMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencoba LRT Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Darwoto mengatakan tak ingin tergesa-gesa mengoperasikan light rail transit (LRT) Velodrome-Kelapa Gading.

Ia tak ingin LRT Jakarta kerap mogok seperti LRT Palembang.

LRT Kelapa Gading-Velodrome tidak jadi beroperasi saat Asian Games 2018 karena harus melalui uji coba dulu.

Baca juga: Penjelasan Kemenhub Terkait Penumpang LRT Palembang yang Tertahan 1 Jam

"(Uji operasi) lama, begini loh daripada mogok kayak (LRT) di Palembang," kata Dwi, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Menurut Dwi, uji operasi akan dilakukan selama tiga bulan. Sebab, uji coba operasi harus dilakukan selama minimal 1.000 jam hingga maksimal 2.000 jam.

Kontrak antara PT Jakarta Propertindo dengan PT Wijaya Karya selaku kontraktor pun baru berakhir pada Desember 2018.

Baca juga: Antisipasi LRT Palembang Mogok, Kemenhub Dirikan Posko di Setiap Stasiun

Uji coba akan dibuka terbatas. Hanya pihak yang diundang yang bisa mencoba LRT.
Dwi berharap, LRT tidak mogok saat uji coba.

"Jangan dong (mogok), makanya diuji coba. Mudah-mudahan enggak (mogok) lah, bedalah kualitasnya," ujar Dwi.

Selama uji coba, masinis LRT juga akan didampingi masinis dari PT Kereta Api Indonesia yang sudah memiliki sertifikat.

Baca juga: LRT Palembang Tiga Kali Mogok, Kemenhub Minta Maaf

Uji coba sekaligus untuk menambah jam terbang masinis LRT.

"Untuk masinisnya sendiri pun tetap didampingi, meskipun yang anak-anak muda kami sudah punya sertifikat. Ya, kan namanya juga jam terbang," kata dia. 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak Aeon Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Mall AEON Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Bekasi Butuh Sekitar Rp 4,4 Triliun untuk Atasi Banjir

Megapolitan
Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Viral Kisah Suami Istri Bawa Pulang Jenazah Bayinya dengan Taksi Online Setelah Ditolak Berkali-kali

Megapolitan
BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

BMKG: Rabu Pagi, Jakarta Hujan Merata, Kemudian Hujan Deras Dini Hari

Megapolitan
Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Ditanya Solusi Banjir, Anies: Waspada Saja

Megapolitan
Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Remaja 14 Tahun Meninggal Terseret Banjir Usai Selamatkan Dua Bocah

Megapolitan
Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Seorang Santri Tewas, Diduga karena Terseret Arus Kali Mampang

Megapolitan
Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Anies: Pengungsi akibat Banjir Berkisar 15.000 Jiwa

Megapolitan
Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Kala Nasi Sarden Menjadi Menu Andalan Posko Banjir Cipinang Melayu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X