Tak Lagi Tilang, Dishub Langsung Kandangkan Bus yang Ngetem Depan Stasiun Sudirman

Kompas.com - 15/08/2018, 15:38 WIB
Kepala Dinas Perhubugan Andri Yansyah datangai Polda Metro Jaya, Selasa (17/7/2018) Stanly RavelKepala Dinas Perhubugan Andri Yansyah datangai Polda Metro Jaya, Selasa (17/7/2018)
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan petugasnya akan langsung mengandangkan bus metromini dan kopaja yang ngetem di Jalan Sudirman, depan Stasiun Sudirman. Andri mengatakan, tempat naik turun penumpang sudah disediakan di halte Dukuh Atas.

"Saya enggak akan melakukan penilangan lagi, walaupun surat-surat Anda lengkap, saya akan kandangkan kalau di luar garis yang sudah disepakati," ujar Andri ketika dihubungi, Rabu (15/8/2018).

Andri mengatakan, tindakan ini sebenarnya hanya penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi saja. Bus umum seperti kopaja dan metromini harus menaikkan dan menurunkan penumpang di halte.

Baca juga: Mulai Rabu Esok, Metromini dan Kopaja Dilarang Melintasi Sudirman-Thamrin

Dishub mengizinkan setidaknya 9 armada bus berhenti di sepanjang halte itu. Jika ada bus berikutnya masuk halte, bus lain harus segera melanjutkan perjalanan.

"Mereka kan menunggu penumpang pas di tempat pintu keluar stasiun, sedangkan 50 meter dari sana sudah kita siapkan halte panjang banget. Itu yang harusnya digunakan dong," kata dia.

Andri juga mengatakan hal ini sekaligus menjadi edukasi bagi operator, sopir, dan juga masyarakat. Masyarakat diminta bersedia berjalan kaki sedikit sampai ke halte untuk melanjutkan perjalanan dengan bus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sandiaga: 1-2 Bulan Lari, Saya Kandangkan 12 Kopaja dan Metro Mini

Ketentuan ini disebut sudah disepakati juga oleh Organisasi Angkutan Daerah (Organda) DKI Jakarta. Selain tidak boleh ngetem di Jalan Sudirman, metromini dan kopaja juga hanya boleh melintas pagi hari sampai pukul 09.00 WIB dan sore hari dari pukul 16.00 WIB sampai 19.00 WIB.

Kendaraan yang mereka gunakan juga harus sesuai dengan perda. Khususnya soal usia kendaraan, perizinan, dan kir.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Covid-19

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Covid-19

Megapolitan
Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Petugas Gabungan Bubarkan Resepsi Pernikahan di Pulogadung

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 301 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Pengelola: Sangat Kecil Kemungkinan Oknumnya Pedagang

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Bekasi Catat 1.664 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 25 Juli: Kota Tangerang Catat 399 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

UPDATE 25 Juli: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 5.393, Jumlah Tes Berkurang Dibanding Kemarin

Megapolitan
UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

UPDATE 25 Juli: Kasus Positif Covid di Tangsel Bertambah 142, Pasien Meninggal 10 Orang

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Wali Kota Jakarta Utara Maksimalkan Fungsi Kader Pulih untuk Bantuk Pasien Isoman

Megapolitan
Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Wali Kota Jakarta Utara Ajak Pasien Isoman Lakukan Isolasi Terkendali di Rusun Nagrak

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Dua Pencuri Motor Bersenpi yang Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan

Kronologi Penangkapan Dua Pencuri Motor Bersenpi yang Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan

Megapolitan
Kadin Minta jika PPKM Diperpanjang Mal Dibuka, tetapi Pekerja dan Pengunjung Harus Telah Divaksin

Kadin Minta jika PPKM Diperpanjang Mal Dibuka, tetapi Pekerja dan Pengunjung Harus Telah Divaksin

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan Rumah Ketua RT di Tanah Abang

Kebakaran Hanguskan Rumah Ketua RT di Tanah Abang

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Bersenjata Api di Pagedangan Keluarkan Tembakan ke Arah Warga

Dua Pencuri Motor Bersenjata Api di Pagedangan Keluarkan Tembakan ke Arah Warga

Megapolitan
Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Koalisi Masyarakat Tolak Penambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X