Penumpang Keluhkan Perpindahan Jalur KRL Bogor di Stasiun Manggarai, Ini Kata PT KCI

Kompas.com - 15/08/2018, 17:50 WIB
Suasana Stasiun Manggarai setelah layanan kereta rel listrik (KRL) line Bogor dan kereta api bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10. Foto diambil Selasa (14/8/2018) sore. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASuasana Stasiun Manggarai setelah layanan kereta rel listrik (KRL) line Bogor dan kereta api bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10. Foto diambil Selasa (14/8/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa mengatakan, jajarannya telah mengantisipasi banyaknya keluhan para penumpang KRL rute Bogor di Stasiun Manggarai

Keluhan disebabkan perpindahan jalur KRL rute Bogor akibat pengerjaan proyek pembangunan  double double track (DDT) paket A fase 1 di Stasiun Manggarai. Hal itu menyebabkan jarak antar KRL menjadi lebih jauh.

"Itu, kan, masih baru mulai pengerjaannya. Penumpang juga baru tahu, jadi wajar kalau masih ada keluhan dan ada yang bingung," kata Eva saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/8/2018).

Baca juga: Penumpang KRL Keluhkan Perpindahan Jalur Rute Bogor di Stasiun Manggarai

Pihaknya telah melakukan sosialisasi dengan memberikan informasi melalui pengeras suara. Selain itu, mereka juga menempelkan informasi pemindahan jalur 6 dan 7 ke jalur 8 dan 10. 

PT KCI, lanjut dia, juga telah mengevaluasi dampak proyek pembangunan DDT terhadap penumpang KRL di Stasiun Manggarai.

"Kami sudah melakukan evaluasi dari hari Senin. Hasilnya suasananya masih kondusif, artinya tidak ada penumpukan penumpang, memang masih ada yang bingung sesekali," ujar Eva.

Baca juga: Sistem Tiket Elektronik Normal, Penumpang Keluhkan Antrean Numpuk di Loket THB Stasiun Manggarai

Kendati demikian, Eva tidak mengetahui kapan proyek pembangunan DDT akan rampung.

PT KCI, lanjut dia, hanya berusaha mengantisipasi penumpukan penumpang dan keluhan para penumpang.

"Mengenai kapan pembangunan itu rampung, itu hak Kementerian Perhubungan untuk menjawab ya. Mbak," tutur Eva.

Baca juga: Tiket Elektronik KRL Sudah Bisa Digunakan Lagi di Stasiun Manggarai

Sebelumnya, layanan KRL line Bogor dan Kereta Api Bandara di Stasiun Manggarai dipindahkan ke jalur 8, 9, dan 10.

Perpindahan tersebut mengakibatkan keterlambatan perjalanan kereta 5 menit hingga 10 menit.

Perpanjangan waktu tempuh itu terkait adanya pembangunan proyek DDT atau dwi ganda paket A di Stasiun Manggarai-Jatinegara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Megapolitan
Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main Ponsel di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main Ponsel di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X