Legenda Bulu Tangkis Icuk Sugiarto Lari Bawa Obor Asian Games dari Taman Fatahillah

Kompas.com - 16/08/2018, 17:18 WIB
Legenda bulutangkis Icuk Sugiarto menjadi pelari torch relay Asian Games 2018 di Taman Fatahillah pada Kamis (16/8/2018). RIMA WAHYUNINGRUMLegenda bulutangkis Icuk Sugiarto menjadi pelari torch relay Asian Games 2018 di Taman Fatahillah pada Kamis (16/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Legenda bulutangkis juara dunia Icuk Sugiarto mendapat giliran menjadi pelari dalam torch relay atau kirab obor Asian Games 2018 pada Kamis (16/8/2018) di wilayah Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Icuk mendapat operan obor dari Wakil Wali Kota Jakarta Barat M. Zen di atas podium mini cauldron yang ada di Taman Fatahillah sebagai pertanda etape kedua dimulai. Obor langsung diterima olehnya yang kemudian dibawa ke Jalan Kunir sejauh 500 meter.

Sebagai legenda bulu tangkis Indonesia dan tidak lagi ikut kejuaraan, Icuk masih bersemangat berlari membawa obor. Seakan, obor seberat 2,5 kilogram dengan nyala api tak masalah baginya dibawa sambil berlari.

Baca juga: Berbagai Masalah Dikeluhkan Warga Saat Penukaran Tiket Asian Games

Ia mengenakan pakaian olahraga resmi Asian Games 2018 bernuansa putih dan biru. Terik matahari siang dihalau olehnya dengan topi berwarna biru.

Teriakan semangat dari masyarakat yang memadati Taman Fatahillah mengiringi langkahnya. Mereka meneriakkan "Icuk, Icuk, Icuk!" sepanjang berlari.

Selanjutnya, Icuk akan mengoper obor ke pelari selanjutnya di Stasiun Kota. Masih ada beberapa pelari lainnya yang melanjutkan titik etape lainnya seperti atlet-atlet dan tokoh masyarakat.

Mereka akan melintasi Jalan Kemukuan, Jalan Lada, Stasiun Kota, Jalan Asemka, Jalan Tubagus Angke, putar balik menuju Jalan Kepanduan LL dan RPTRA Kalijodo.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Megapolitan
Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X