Prostitusi "Online" Terungkap, Penjagaan di Apartemen Margonda Residence Ditambah

Kompas.com - 16/08/2018, 19:59 WIB
Pelaku prostitusi online saat diminta keterangan di Polresta Depok, Jalan Margonda, Depok, Rabu (15/8/2018). Kompas.com/Cynthia LovaPelaku prostitusi online saat diminta keterangan di Polresta Depok, Jalan Margonda, Depok, Rabu (15/8/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok akan menambah personel keamanan di Apartemen Margonda Residence, Depok, Jawa Barat.

Hal ini menyusul terungkapnya praktik prostitusi online di apartemen tersebut.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Komunitas Intelijen Daerah Depok (Kominda) untuk menjaga apartemen tersebut dari praktik prostitusi.

Baca juga: Diskominfo Depok Sosialisasikan Internet Sehat Atasi Remaja Terjerumus Prostitusi Online

"Penjagaan ini harus ditingkatkan dengan berbagai elemen kelembagaannya untuk memantau siapa-siapa saja yang terlibat pada kasus prostitusi online ini," ucap Idris saat ditemui di Kantor DPRD Depok, Jawa Barat, Rabu (16/8/2018).

Menurut dia, RT dan RW sekitar apartemen juga kesulitan mengawasi. Oleh karena itu, Pemkot Depok akan menyiapkan anggaran untuk menambah personel penjagaan di Apartemen Margonda Residence.

"Menambah penjagaan di Apartemen Margonda Residence tentu sangat terkait penganggaran APBD untuk meningkatkan kuantitas para petugas di lapangan dan kami akan siapkan," ujarnya. 

Baca juga: Cara Pemkot Antisipasi Prostitusi Online Terulang di Apartemen Margonda

Pihaknya juga akan membina para pekerja seks komersial (PSK) yang tertangkap ke panti sosial. 

"Kalau mereka masih melakukan prostitusi lagi ya kami punya perda (ketertiban umum) dan sebagainya. Itu harus diatur dan kami akan lakukan di masa-masa yang akan datang," ujar Idris. 

Sebelumnya, Polresta Depok mengungkap enam pelaku kasus prostitusi online di Apartemen Margonda Residence 2, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/8/2018).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Megapolitan
Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Pasar Muamalah di Depok yang Terima Transaksi Dinar dan Dirham Tak Punya Izin

Megapolitan
F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

F-PKS: Mayoritas Fraksi DPRD DKI Dorong Pilkada Jakarta Digelar 2022

Megapolitan
Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Monyet Liar Masuk Kawasan Perumahan Puspitek Tangsel, Warga Resah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X