Jembatan Wiratman Karkasa, Penghubung Baru Jaksel dan Depok...

Kompas.com - 17/08/2018, 06:07 WIB
Jembatan Wiratman Karkasa yang menjadi pengganti jembatan gantung Indiana Jones di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diresmikan, Kamis (16/8/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIJembatan Wiratman Karkasa yang menjadi pengganti jembatan gantung Indiana Jones di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diresmikan, Kamis (16/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan permanen pengganti jembatan "Indiana Jones" yang menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok, telah rampung dibangun.

Jembatan gantung itu diresmikan pada Kamis (16/8/2018) dengan nama Jembatan Wiratman Karkasa

Jembatan tersebut dibangun menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) PT Wiratman dengan perusahaan-perusahaan sponsornya.

Baca juga: Ada Pengganti Jembatan Indiana Jones, Warga Tak Takut Lagi Melintas

Pembangunan jembatan sudah direncanakan sejak 2016 dengan mengadakan lomba desain jembatan bagi mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim mahasiswa dari Universitas Indonesia memenangkan lomba tersebut.

Jembatan gantung Indiana Jones yang menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok, belum dibongkar, Kamis (16/8/2018), meskipun sudah ada penggantinya. Tampak seorang warga melintasi jembatan yang sudah reyot itu.KOMPAS.com/NURSITA SARI Jembatan gantung Indiana Jones yang menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok, belum dibongkar, Kamis (16/8/2018), meskipun sudah ada penggantinya. Tampak seorang warga melintasi jembatan yang sudah reyot itu.
Desain jembatan yang mereka rancang kemudian disempurnakan PT Wiratman hingga akhirnya jembatan kini rampung dibangun.

Baca juga: Warga Berburu Selfie di Jembatan Baru yang Hubungkan Depok dan Jaksel

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ujung kedua jembatan dibuat berbentuk tangga.

Tujuannya agar sepeda motor tidak melintasi jembatan tersebut. Sebab, Jembatan Wiratman Karkasa diperuntukkan khusus pejalan kaki.

Saat melintas, warga tetap merasakan jembatan bergoyang, mengingat kondisinya memang jembatan gantung.

Baca juga: Sudah Ada Penggantinya, Jembatan Indiana Jones Belum Dibongkar dan Masih Dilintasi

Meski demikian, jembatan itu dipastikan aman.

Peresmian jembatan permanen di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menjadi pengganti jembatan gantung Indiana Jones, Kamis (16/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Peresmian jembatan permanen di RT 012 RW 002 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menjadi pengganti jembatan gantung Indiana Jones, Kamis (16/8/2018).
Salah satu ujung jembatan tampak menjulang. Bentuknya menyerupai kerucut.

Bagian yang menjulang itu dipasangi kabel baja, lengkap dengan tiang penggantungnya, hingga ke ujung jembatan di sisi lainnya.

Baca juga: Pengganti Jembatan Indiana Jones Tahan hingga 50 Tahun

Kabel baja dan tiang penggantung itu menjadi penyangga dudukan alas jembatan yang juga terbuat baja. Sementara alasnya terbuat dari papan kayu bengkirai.

Jembatan Wiratman Karkasa didominasi warna oranye dan hijau.

"Kami coba ekspresikan (ciri khas Betawi) dengan warna, ada unsur warna Betawi," ujar Direktur Utama PT Wiratman, Melani D Wangsadinata.

Baca juga: Pembangunan Pengganti Jembatan Indiana Jones Habiskan Dana Rp 1 Miliar

Jembatan Wiratman Karkasa dilengkapi beberapa lampu yang dipasang di samping alas jembatan.

Warga berfoto bersama (selfie) di Jembatan Wiratman Karkasa yang merupakan pengganti jembatan gantung Indiana Jones, Kamis (16/8/2018). Jembatan ini menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok.KOMPAS.com/NURSITA SARI Warga berfoto bersama (selfie) di Jembatan Wiratman Karkasa yang merupakan pengganti jembatan gantung Indiana Jones, Kamis (16/8/2018). Jembatan ini menghubungkan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, dengan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Depok.
Jembatan ini juga dilengkapi baju pelampung dan ban di salah satu ujungnya. Ada pula tempat sampah yang ditaruh di dua ujung jembatan.

Papan peringatan soal kapasitas muatan, larangan selfie, hingga imbauan tak melintasi jembatan saat cuaca buruk juga dipasang di dua ujung jembatan.

Baca juga: Pengganti Jembatan Indiana Jones Pembangunannya Direncanakan sejak 2016

Meskipun jembatan penggantinya sudah dibangun, jembatan "Indiana Jones" belum dibongkar.

Lurah Pasir Gunung Selatan Aslih mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana membongkar jembatan itu.

"Kalau sampai sejauh ini belum ada rencana pembongkaran," kata Aslih.

Baca juga: Pengganti Jembatan Indiana Jones Diresmikan Lurah Pasir Gunung Selatan dan Dirut PT Wiratman

Aslih menyampaikan, bisa jadi jembatan gantung itu tidak akan dibongkar dan dijadikan kenang-kenangan warga. Namun, dia belum bisa memastikan hal tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X