Gerbang Belum Dibuka, Penonton Opening Asian Games Sudah Mengantre

Kompas.com - 18/08/2018, 15:01 WIB
Antrean calon penonton upacara pembukaan Asian Games 2018 di Pintu 5 GBK, Sabtu (18/8/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DAntrean calon penonton upacara pembukaan Asian Games 2018 di Pintu 5 GBK, Sabtu (18/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Antrean puluhan orang sudah mengular di Pintu 5 Gelora Bung Karno pada Sabtu (18/8/2018) siang pukul 14.20 untuk menyaksikan upacara pembukaan Asian Games 2018 malam nanti.

Padahal, upacara pembukaan baru dimulai pukul 19.00 WIB nanti dan gerbang baru akan dibuka pada pukul 15.00 WIB atau masih setengah jam lagi.

Sejumlah sukarelawan (volunteer) tampak kelimpungan memberi tahu para penonton yang seolah tak sabar ingin memasuki komplek GBK.

"Untuk yang memiliki tiket, gerbang baru dibuka jam tiga. Bisa melalui Pintu 5, 6, dan 7," kata seorang volunteer melalui pengeras suara.


Baca juga: 6.281 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pembukaan Asian Games

Sejumlah penonton yang ditemui Kompas.com mengaku rela menunggu sejak siang demi tidak berdesak-desakan. Mereka juga mengaku tak sabar melihat upacara pembukaan yang disebut akan sangat megah.

"Sudah enggak sabar banget mas, ini tadi abis makan siang langsung ke sini. Niatnya biar enggak desak-desakan taunya udah rame juga," kata Nindya, salah seorang calon penonton.

Dari pantauan tampak para penonton umumnya mengenakan pakaian berwarna merah-putih. Mereka membentuk tiga barisan sepanjang belasan meter.

Upacara pembukaan Asian Games 2018 akan dimeriahkan sejunlah musisi antara lain Joey Alexander, Via Vallen, dan Tulus. Upacara juga akan dimeriahkan oleh tarian yang melibatkan ribuan penari.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Pegawai Pos Indonesia di Bekasi Mengaku Jadi Korban Penggelapan Uang Simpanan di Koperasi

Megapolitan
Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Ombudsman: Apjatel Harus Turunkan Kabel Udara di 27 Lokasi Sebelum Dipotong Pemprov DKI

Megapolitan
Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Sekitar Istana Negara Ditutup

Megapolitan
Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Motto Ora Et Labora August Parengkuan yang Selalu Dikenang

Megapolitan
Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Masih Dicetak, Pemkot Jakut Baru Akan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf Tiga Hari Lagi

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Mayat Bayi yang Ditemukan di Kali

Megapolitan
Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Taruna Politeknik Negeri Imigrasi Depok Tewas saat Latihan Drumband

Megapolitan
Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Marah Pacarnya Digoda, Pemuda Ini Ajak Teman-temannya Keroyok Pelaku

Megapolitan
Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Viral Keberadaan Cross Hijaber, DMI Jakarta Utara Imbau Pengurus Masjid Lebih Waspada

Megapolitan
Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Mimpi Ridwan Kamil Menyulap Wajah Kalimalang

Megapolitan
Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Pesepeda Tewas Ditabrak Bus Damri di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Operasi Zebra Jaya Dimulai 23 Oktober, Ada 12 Jenis Pelanggaran yang Akan Ditindak

Megapolitan
Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Putri Parengkuan: Kompas merupakan Second Home Ayah

Megapolitan
Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Jadi Ajudan Ma'ruf Amin, Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif Dikenal Inovatif

Megapolitan
Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Jokowi-Ma'ruf Resmi Menjabat, Kantor Pemerintahan Masih Pasang Foto Jokowi-Jusuf Kalla

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X