Kompas.com - 18/08/2018, 15:31 WIB
Petinju legendaris Chris John berkesempatan membawa obor dalam hari terakhir torch relay Asian Games 2018 di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (18/8/2018). RIMA WAHYUNINGRUMPetinju legendaris Chris John berkesempatan membawa obor dalam hari terakhir torch relay Asian Games 2018 di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (18/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petinju legendaris Indonesia Yohannes Christian John alias Chris John ikut serta dalam torch relay atau kirab obor Asian Games 2018 hari terakhir pada Sabtu (18/8/2018). Momen tersebut disebut menjadi kenangan ketika masih menjadi atlet di masa kejayaannya.

"Ya (bawa obor) keinget (masa lalu) lah ya. Jadi waktu itu sempat tim Sea Games 1997, Sea Games 2001 sama beberapa kali PON ada acara seperti ini juga. Intinya senang sih bisa dilibatkan dalam acara bawa obor seperti ini," kata Chris kepada wartawan di Senayan, Jakara Pusat, Sabtu.

Pemegang juara dunia dari World Boxing Association (WBA) pada 2003 tersebut sudah dua kali terpilih membawa obor dalam Asian Games 2018. Pertama pada di Bukit Tinggi, Padang dan kedua di Senayan, Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Chris memberikan dukungannya kepada para atlet Indonesia yang berlaga pada Asian Games 2018.

Baca juga: Warga yang Ingin Nonton Pembukaan Asian Games Bisa Parkir di Sini...

"Gunakan kesempatan ini bahwa kita bisa bermain di rumah sendiri dan berapa tahun sekali ini. Ya mudah-mudahan bisa meraih yang bagus," kata Chris.

Sementara itu dalam Asian Games 2018, ia berharap bisa menyaksikan beberapa cabang olahraga jagoanya. Satu pertandingan yang sudah pasti akan ditonton adalah wushu.

"Jagoan saya bulu tangkis, angkat besi sama tinju. Besok baru nonton wushu," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Megapolitan
Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Megapolitan
Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Megapolitan
Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Megapolitan
Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Megapolitan
Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Megapolitan
Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Megapolitan
PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Megapolitan
Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Megapolitan
Gudang Mebel di Pulogebang Terbakar, 1 Mobil dan 1 Motor Hangus

Gudang Mebel di Pulogebang Terbakar, 1 Mobil dan 1 Motor Hangus

Megapolitan
Alasan Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Belum Penuhi Panggilan Inspektorat Kemendagri

Alasan Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Belum Penuhi Panggilan Inspektorat Kemendagri

Megapolitan
[Update 19 April]: Ada 216 Pasien Aktif Covid-19 di Kota Tangerang

[Update 19 April]: Ada 216 Pasien Aktif Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X