Kasatpol PP DKI Siap Tindak Tegas Anak Buahnya jika Terlibat Penganiayaan

Kompas.com - 20/08/2018, 14:21 WIB
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko saat ditemui di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaKepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko saat ditemui di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Yani Wahyu mengatakan siap menindak tegas anak buahnya yang terlibat penganiayaan terhadap Iyan (20) yang fotonya beredar di media sosial.

"Saya akan telusuri terus. Kalau memang ini ada oknum Satpol PP, TNI, polisi, saya akan gandeng POM (Polisi Militer) untuk menyelidiki kejadian ini," kata Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/8/2018).

Yani mengatakan saat ini pihaknya akan mendampingi keluarga untuk memproses hukum penganiayaan ini. Apalagi, orangtua Iyan diketahui anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) kelurahan Cempaka Baru. Menurut keluarga, Iyan memiliki penyakit epilepsi.

Baca juga: Kasatpol PP: Sebelum Dianiaya, Pria Berkebutuhan Khusus Diteriaki Maling

"Saya akan kawal terus dan melakukan pendampingan kepada orangtuanya," ujar Yani.

Menurut Yani, penganiayaan yang dialami Iyan bermula pada Jumat (17/8/2018) di Pameran Flora dan Fauna di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Ada yang meneriaki seseorang itu maling ya. Kemudian diamankan oleh pihak keamanan EO (event organizer) Flona (flora dan fauna). Kemudian dilakukan pemeriksaan di posko EO flona Lapangan Banteng," kata Yani di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/8/2018).

Yani menunjukkan foto Iyan yang memegang sejumlah uang tengah diinterogasi di pos tenda. Pria yang menginterogasi tidak mengenakan seragam Satpol PP maupun Dinas Sosial. Yani memastikan pihaknya ada di luar area Lapangan Banteng.

Baca juga: Dinsos Bantah Pria Berkebutuhan Khusus Disundut Rokok di Panti

Setelah mengamankan Iyan, pihak keamanan pameran kemudian menghubungi Dinas Sosial. Iyan dibawa Dinas Sosial keesokan paginya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat Hadi Surya membenarkan bahwa Iyan diantarkan ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya I, Kedoya. Namun luka-luka sudah ada di tubuh Iyan ketika ia tiba.

Keluarga Iyan telah menjalani visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan kini tengah melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Sebelumnya beredar di media sosial foto Iyan penuh luka seperti sundutan dan lebam di mukanya. Dalam foto-foto itu disebut Iyan disiksa oleh oknum Satpol PP.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X