Polisi Tetapkan 8 Suporter Timnas sebagai Tersangka Rekondisi Tiket

Kompas.com - 20/08/2018, 20:12 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membeli kendaraan bermotor dari media sosial, selasa (03/07/2018). KOMPAS.com/ DEAN PAHREVIKapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membeli kendaraan bermotor dari media sosial, selasa (03/07/2018).
Penulis Dean Pahrevi
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengatakan pihaknya sudah tetapkan 8 suporter Tim Nasional Indonesia sebagai tersangka rekondisi tiket saat laga Timnas Indonesia melawan Laos pada Jumat 17 Agustus 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi.

"Ya sudah ditetapkan sebagai tersangka, kata Indarto saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/8/2018).

Diketahui, kedelapan suporter Timnas tersebut diduga melakukan rekondisikan tiket dengan cara menyambungkan tiket yang sudah disobek oleh panitia.

Setelah disambungkan, para pelaku lalu mencoba masuk ke dalam Stadion. Namun mereka ditahan petugas lantaran ketahuan ada penyambungan pada tiket.

Di hari yang sama, polisi juga menangkap 15 calo tiket yang berkeliaran di area Stadion Patriot Candrabhaga. 15 calo tersebut kini sudah dibebaskan namun dengan syarat harus wajib lapor kepihak kepolisian Metro Bekasi Kota.

Para calo rata-rata menjual tiket dengan harga Rp 200 ribu dari harga normal Rp 75 ribu.

Indarto menambahkan, pada laga Timnas Indonesia melawan Hongkong hari ini, pihaknya sudah mempertebal keamanan pada antrean tiket sehingga mencegah praktek adanya percaloan.

"Ada anggota tim tindak kami operasi terus, sampai sekarang calo tidak terlihat karena setiap antrean ada polisi, modusnya calo kan menitip yang di depannya, kalau ada itu kita tangkap, tadi selama ini belum mendapat laporan tersebut," tambah Indarto.

Dalam kasus ini, kedelapan suporter Timnas tersebut dikenakan pasal 378 tentang penipuan dengan hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X