Pencuri Spesialis di Kamar Hotel Ditangkap Saat Hendak Menjual Sapi

Kompas.com - 27/08/2018, 15:45 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

JAKARTA, KOMPAS.com - DN (47), residivis kasus pencurian di kamar hotel, ditangkap polisi pada Minggu (26/8/2018) sore kemarin usai dia melakukan aksi pencurian di salah satu kamar hotel di Cikini, Jakarta Pusat, pada Minggu pagi.

Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Irwansyah mengatakan, DN yang juga seorang pedagang sapi ditangkap di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Kami amankan pelaku spesialis pencurian di hotel... ketika petugas berpura-pura membeli sapinya," kata Irwansyah, Senin.

Menurut Irwansyah, DN kerap menyasar kamar hotel di Jakarta Pusat. Ia sudah lama melakukan hal itu. Namun, petugas baru bisa menangkap DN kemarin setelah dia melakukan pencurian di salah satu hotel di Cikini.

Modusnya, DN masuk ke hotel berbarengan dengan pengunjung hotel lain. DN memanfaatkan lift hotel bersama pengunjung lain, seakan-akan dia adalah tamu di hotel itu.

Baca juga: Polisi Usut Pencurian Plat Baja Sisa Jembatan Dompak Senilai Rp 4,4 Miliar

Di salah satu hotel di Cikini itu, DN mendatangi lantai 6 hotel tersebut.  Di sana, DN mencari pintu kamar yang tidak tertutup rapat. Dia berkeliling dan mendorong satu per satu pintu kamar.

Saat melihat salah satu pintu yang tidak tertutup rapat, DN membuka dengan cara menggunakan sebuah kartu yang dibawanya.

Saat itu, kamar yang disasar adalah 623, yang tempati dua orang tamu asal China.

Setelah membuka pintu, DN mengambil dompet yang berada di atas meja dan langsung keluar. DN keluar dengan tenang, layaknya pengunjung hotel.

Korban yang kehilangan barang berharga kemudian melaporkan kejadian itu ke manajemen hotel. Manajemen hotel kemudian menghubungi polisi.

Polisi membuka rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi DN. Setelah mendapatkan ciri-ciri pelaku, polisi melakukan penyidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

DN ternyata juga pedagang sapi di daerah itu. Polisi kemudian berpura-pura akan membeli sapi DN di lokasi yang telah ditentukan.

Saat DN tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan. Dari tangan DN, petugas mengamankan sejumlah kartu kredit yang diduga hasil curian.

"Dari hasil interogasi sementara pelaku memang sudah sering melakukan pencurian dengan modus yang sama di beberapa hotel di Jakarta Pusat," ujar Irwansyah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Sekolah di Kota Bekasi Mulai Ajukan Diri Gelar KBM Tatap Muka

Megapolitan
Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Akhirnya, Millen Cyrus Ditempatkan di Sel Khusus

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Cegah Banjir, Pemancingan Liar di Waduk Munjul Dibongkar

Megapolitan
Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Kejar Target Persiapkan Pilkada 2020, KPU Tangsel Targetkan Lipat 1 Juta Surat Suara dalam 4 Hari

Megapolitan
Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga 'Lupa' Sedang Marah ke Polisi

Cerita Jacklyn Choppers Punya Akun YouTube, Pernah Bikin Warga "Lupa" Sedang Marah ke Polisi

Megapolitan
Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Pengendara Motor Tertimpa Patahan Pohon di Lapangan Banteng

Megapolitan
Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Berbagai Usulan DPRD DKI Jakarta untuk Pembelajaran Tatap Muka

Megapolitan
Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Rumah Dinas Guru SMK 57 Terbakar Dini Hari Tadi, Diduga karena Korsleting

Megapolitan
Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Beda Pandangan Pemprov dengan DPRD DKI soal KBM Tatap Muka

Megapolitan
1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

1.823 Orang Masih Positif Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Dendam Mantan Karyawan di Balik Pembunuhan Berencana Bos di Tangerang...

Megapolitan
Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X