Kompas.com - 28/08/2018, 19:09 WIB
Kontestan Pilkada Jabar, Ahmad Syaikhu saat ditemui usai rapai pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Kantor KPU Jabar, Selasa (24/7/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKontestan Pilkada Jabar, Ahmad Syaikhu saat ditemui usai rapai pleno terbuka penetapan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Kantor KPU Jabar, Selasa (24/7/2018).
Penulis Jessi Carina
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penasihat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Triwisaksana mengatakan, nama-nama kader yang beredar memang masuk bursa kandidat wakil gubernur DKI Jakarta. Dia menyebutkan beberapa nama kader PKS yang dimaksud.

"Pertama Mardani Ali Sera (Ketua DPP PKS), kedua Ahmad Heryawan (mantan Gubernur Jabar), ketiga Pak Ahmad Syaikhu (mantan Wakil Wali Kota Bekasi), keempat Pak Nurmansjah Lubis (anggota DPR). Kelima, saya merekomendasikan Pak Syakir Ketua DPW PKS DKI sama Pak Suhaimi Ketua Fraksi PKS," ujar Triwisaksana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (28/8/2018).

Baca juga: Triwisaksana Sebut Kandidat Wagub dari PKS Pasti Jago dan Bisa Bujuk Gerindra

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/7/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/7/2018).

Nama Triwisaksana disebut-sebut juga masuk dalam bursa. Namun Triwisaksana menolak untuk membahasnya.

Tadi malam, ada pembahasan mengenai wagub DKI di internal PKS. Namun, Triwisaksana mengatakan pembahasannya belum mengerucut ke arah nama kandidat.

Dia juga menjelaskan kriteria pengisi posisi wagub yang dicari PKS. Pertama, harus orang yang dekat dan bisa bekerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

Baca juga: Sandiaga Disebut Akan Ikut Bahas Siapa Calon Wagub DKI

Politisi PKS Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Politisi PKS Ahmad Heryawan ketika ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Kedua, wagub baru harus bisa menjalin hubungan baik dengan mitra Pemprov DKI, salah satunya DPRD.

Terakhir, dia harus mampu mengelola birokrasi pemerintahan. Untuk mewujudkan kriteria wagub itu, Triwisaksana mengatakan PKS juga harus berbicara dengan Partai Gerindra.

Kekompakan antara Gerindra dan PKS juga harus terjaga. Apalagi jika mengingat jumlah kursi dua partai pengusung Anies-Sandi itu di DPRD DKI Jakarta.

Baca juga: Fraksi Gerindra dan PKS Ingin Wagub Baru Jakarta Ikut Bahas APBD 2019p

"PKS juga jumlahnya kan hanya 11 kursi dari 106 kursi DPRD. Tambah Gerindra juga belum mayoritas. Jadi saya kira enggak boleh ada tarik-tarikan antara PKS dengan Gerindra," ujar Triwisaksana.

"Harus duduk bersama secara serius dan menghasilkan 2 orang nama yang disepakati bersama kedua belah pihak," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Akut Misterius...

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga Akibat Hepatitis Akut Misterius...

Megapolitan
Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga hingga Trauma Tiap Dengar Ketukan Pintu

Megapolitan
Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Dugaan Pembunuhan di Bekasi, Jasad Pria dengan Luka Sayatan Ditemukan Dalam Bangunan Kosong

Megapolitan
Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Kekhawatiran Euforia dan Longgar Kewaspadaan

Megapolitan
Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Kasus Kekerasan terhadap Anak di Serpong, Korban Dipukuli dan Dianiaya

Megapolitan
Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Warga Bekasi Telanjur Nyaman Pakai Masker, Plt Wali Kota: Karena Udaranya Agak Kotor

Megapolitan
Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Permukiman Tergenang hingga Pohon Tumbang Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Tangerang

Megapolitan
Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Jenazah Pria Diduga ODGJ Ditemukan di Muaragembong Bekasi

Megapolitan
Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Kasus Kekerasan Anak di Serpong, Orangtua Sebut Pelaku Rekam Video Pakai Ponsel Korban

Megapolitan
Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Update 18 Mei: Tambah 12 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 60 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Update 18 Mei: Bertambah 17, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Kini 84.232

Megapolitan
Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Kisah Tragis Eno Farihah Diperkosa dan Dibunuh dengan Pacul, Salah Satu Pelakunya Masih Remaja (1)

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel, Jaktim, dan Bodebek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.