Ada Pengurangan Lajur Tol Jakarta-Cikampek KM 9+100 Saat Pemasangan Girder Jembatan Caman

Kompas.com - 28/08/2018, 22:35 WIB
Proses pemasangan balok grider jembatan Jatiwaringin di KM 4 tol Jakarta Cikampek, Jumat (24/11/2017) Kompas.com/Setyo AdiProses pemasangan balok grider jembatan Jatiwaringin di KM 4 tol Jakarta Cikampek, Jumat (24/11/2017)

BEKASI, KOMPAS.com - Pihak Jasa Marga menyampaikan, rencananya akan ada pemasangan balok (girder) Jembatan Caman Raya di atas Jalan tol Jakarta-Cikampek KM 9+100, mulai Rabu (29/8/2018).

Rencananya pemasangan girder tersebut akan berlangsung Rabu besok hingga 5 September 2018, pada pukul 23.00-04.00.

Deputi General Manager Traffic Management Jasa Marga Cabang Tol Jakarta-Cikampek Cece Kosasi mengatakan, pada saat proses pemasangan girder tersebut, akan ada pengurangan lajur di Tol Jakarta-Cikampek KM 9+100.

Baca juga: Begini Kronologi Jatuhnya Cross Girder Jembatan Kalikuto

"Tapi, itu bukan penutupan (lajur), kalau bicara penutupan itu total. Jadi, hanya pengurangan lajur pada saat pemasangan yang dilakukan jam 23.00 ke atas," kata Cece, Selasa (28/8/2018).

Cece mengatakan, pemasangan balok girder tersebut membutuhkan waktu 15-20 menit. Setelah terpasang, lajur tol akan dibuka kembali.

"Jadi gini, paling pada saat pemasangan itu, paling satu atau dua lajur dikurangi. Sementara, pada saat erection atau menaikan girder begitu balok girder sudah diletakkan pada posisinya, itu dibuka lagi, paling sekitar 15 menit atau sampai 20 menit," ujar dia.

Pembangunan Jembatan Caman yang merupakan proyek Pemerintah Kota Bekasi ini dalam pemasangan balok girder-nya akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Menteri Basuki Minta Cross Girder Jembatan Kalikuto yang Jatuh ke Sungai Bisa Diangkat

"Secara prinsip, kalau di tengah malam itu tidak akan terlalu bermasalah. Bertahap penutupan ke arah Jakarta, besoknya ke arah Bandung tidak sekaligus. Jadi, kita sudah spare jadi lima girder itu pemasangan bisa satu hari selesai, tapi kita kasih spare ke masyarakat pemberitahuan sejak 28-5 September," ujar dia.

Pihak Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan para pengendara akibat pemasangan balok girder. Apabila terjadi kemacetan, diimbau untuk mengambil jalur-jalur alternatif.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X