PD Pasar Jaya Bantah Ukuran Kios seperti Kuburan

Kompas.com - 30/08/2018, 13:00 WIB
Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/1/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARIDirektur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin membantah ukuran kios pasar yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya seperti kuburan atau 1x2 meter.

Menurut Arief, ukuran kios yang sebenarnya adalah 2x2 meter.

Meski demikian, Arief tidak mempermasalahkan kritik Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi soal ukuran kios pasar itu.

Baca juga: Saat DPRD DKI Kritik Pasar Tradisional di Jakarta seperti Kuburan, Bau, dan Jadi Tempat Tinggal


"Bukan, bukan pasar seperti kuburan, ukurannya sebenarnya itu bukan 1x2 meter, tetapi 2x2 meter. Itu kan sebenarnya mengkritisi kita, saya pikir Pak Ketua juga benar, tetapi memang harusnya dari dulu. Kalau yang saat ini kan eksisting, jadi enggak mungkin diubah," ujar Arief saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/8/2018).

Arief menyampaikan, kios berukuran 2x2 merupakan kios-kios yang sudah dibangun dan perencanaan pembangunannya dilakukan sebelum 2016.

Sementara pembangunan pasar yang direncanakan mulai 2016, luas kiosnya lebih besar, yakni 2,5x3 meter.

Baca juga: Ketua DPRD DKI: Pasar Jaya kalau Buat Kios Jangan Kayak Kuburan

Kios berukuran 2,5x3 meter itu akan mulai dibangun pada 2019.

"Ke depannya, pasar ketika dibangun itu luasannya akan 2,5x3 meter. Tahun depan (mulai dibangun)," kata Arief.

Prasetio sebelumnya meminta PD Pasar Jaya tidak membangun kios di pasar dengan ukuran 2x1 meter.

Menurut dia, ukuran kios yang dibangun PD Pasar Jaya itu seperti kuburan.

Baca juga: Pasar Jaya: PMD untuk Stabilitas Pangan, Harap Tak Diperdebatkan Panjang

"Saya minta juga kepada Pasar Jaya khususnya. Kalau buat kios, jangan kios kayak kuburan, Pak, 1x2 (meter)," kata Prasetio dalam rapat badan anggaran, Rabu (29/8/2018).

Prasetio meminta PD Pasar Jaya membuat kios-kios yang layak.

Dengan demikian, tidak akan ada pedagang yang mencaplok bagian yang bukan kiosnya.

Contohnya seperti kejadian pedagang di Blok B Pasar Tanah Abang yang didatangi petugas sekuriti dan videonya viral di media sosial.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X