PD Pasar Jaya Minta Rp 99 M untuk Bikin JakGrosir, DPRD DKI Bilang Kurang Banyak

Kompas.com - 31/08/2018, 19:37 WIB
Suasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018) Stanly RavelSuasana Jakgrosir Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta menilai, penyertaan modal daerah (PMD) yang diajukan PD Pasar Jaya kurang banyak.

Hal ini bermula ketika Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin memberi pemaparan dalam rapat Komisi B mengenai tujuannya mengajukan PMD sebesar Rp 166 miliar.

Dari PMD sebesar itu, sebanyak Rp 99 miliar akan digunakan untuk membuat JakGrosir di 5 wilayah DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.

Saat ini, JakGrosir baru ada satu di Jakarta yaitu di Kramat Jati, Jakarta Timur.

"JakGrosir ini tidak untuk umum, Pak. Tujuannya ini hanya untuk pedagang pasar. Peran JakGrosir juga bisa multi, Pak, karena bisa untuk penyalur distribusi pangan pemerintah," ujar Arief, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jumat (31/8/2018).

Baca juga: 9 Mei, Groundbreaking Jakgrosir di Pulau Tidung Kecil

Arief mengatakan, sebelum ini, rantai distribusi di pasar tradisional begitu kompleks. Ini membuat pedagang pasar tradisional menjual barangnya lebih mahal.

JakGrosir berfungsi untuk memutus rantai itu dengan menyediakan barang dagangan secara grosir. Barang-barang itu hanya bisa dibeli oleh pedagang pasar yang memiliki kartu anggota PD Pasar Jaya.

Selain itu, JakGrosir juga digunakan untuk tempat menyalurkan komoditas pangan bersubsidi bagi pemilik Kartu Jakarta Pintar.

Arief menunjukan foto penuhnya antrean di JakGrosir Kramat Jati, saat pemilik KJP membeli bahan pangan.

Mendengar penjelasan itu, Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan mengingatkan, bahwa tahun depan pengguna KJP akan lebih banyak lagi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 667

Megapolitan
Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Antisipasi Penambahan Pasien Covid-19, RSPI Sulianti Saroso Tambah Jumlah Kasur

Megapolitan
Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Sebelum Meninggal, Korban Penembakan di Ruko Royal Gading Square Berusaha Selamatkan Diri

Megapolitan
Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Data Kemendikbud, 9 Sekolah di Jakarta Gelar KBM Tatap Muka meski Masih Zona Merah

Megapolitan
Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Kasus Positif Covid-19 Terus Naik, Kapasitas Ruangan di RSPI Sulianti Saroso Masih Cukup

Megapolitan
UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 13 Agustus: Bertambah 1 Kasus Positif Covid-19 dan 9 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Anies: Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Terisi 65 Persen, Ruang ICU 67 Persen

Megapolitan
PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

PSBB Transisi Diperpanjang, Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ditiadakan tetapi Upacara Diperbolehkan

Megapolitan
Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Positivity Rate dalam Sepekan 8,7 Persen, Anies Sebut Secara Akumulasi Masih Aman

Megapolitan
Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Anies Kembali Tiadakan Car Free Day di Jakarta untuk Sementara

Megapolitan
Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Anies: Pasien Covid-19 Kelompok OTG Tak Perlu Tes Swab Berulang, Hanya Butuh Isolasi

Megapolitan
27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

27 dari 29 Warga Wijaya Kusuma Klaster Tahlilan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Megapolitan
Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Ganti Rugi Belum Dibayar, Warga Jatikarya Demo di Tol Cimanggis-Cibitung

Megapolitan
Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X