GBK Hujan, Peserta Nobar Penutupan Asian Games Berteduh di Istora

Kompas.com - 02/09/2018, 17:38 WIB
Hujan mengguyur area nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018 di halaman Istora Senayan, Minggu (2/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DHujan mengguyur area nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018 di halaman Istora Senayan, Minggu (2/9/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Area nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018 di halaman Istora Senayan mendadak ditinggal para penonton karena hujan yang turun pada Minggu (2/9/2018) sore.

Hujan yang mulai turun sekira pukul 16.20 WIB itu membuat para penonton yang sudah duduk di depan layar terpaksa mengungsi ke Istora.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, koridor luar Istora telah diduduki oleh ratusan pengunjung. Ada yang duduk merapat ke arah luar mengarah layar, ada pula yang bersandar ke tembok.

Baca juga: Jokowi Akan Nobar Penutupan Asian Games Bersama Pengungsi di Lombok
 
Sementara itu, beberapa penonton lainnya tetap bertahan di depan layar bermodalkan payung. Ada juga yang memilih berteduh di tenda-tenda sponsor.

Walau hujan turun, layar lebar tersebut tetap menyala meski sedang tidak menayangkan film atau video.

Diberitakan sebelumnya, ada lima layar lebar yang disiapkan untuk nonton bareng upacara penutupan Asian Games 2018.

Lima layar lebar itu disebar di sejumlah titik yaitu halaman Istora, Zona Bhin Bhin, Zona Kaka, dan Zona Atung.

Baca juga: Penonton Closing Ceremony Asian Games Diminta Siapkan KTP Saat Masuk

Adapun upacara penutupan baru dimulai pada pukul 19.00 WIB nanti. Upacara itu akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi ternama, termasuk boyband kondang asal Korea Selatan, Super Junior.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Megapolitan
Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Megapolitan
Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Megapolitan
30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

30 Hotel Siap Tampung Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di DKI

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, Tempat Tidur Pasien di RS Wilayah Tangerang Terisi 73 Persen

Megapolitan
Kronologi Kaburnya Napi dari Lapas Tangerang, Diduga Manfaatkan Proyek Pembangunan Dapur

Kronologi Kaburnya Napi dari Lapas Tangerang, Diduga Manfaatkan Proyek Pembangunan Dapur

Megapolitan
Dinkes Klaim Ada Penurunan Angka Reproduksi Covid-19 di Kota Bekasi, Kini Angkanya 0,88

Dinkes Klaim Ada Penurunan Angka Reproduksi Covid-19 di Kota Bekasi, Kini Angkanya 0,88

Megapolitan
Terendam Sejak Pagi, Genangan di Permukiman Bidara Cina Kini Mulai Surut

Terendam Sejak Pagi, Genangan di Permukiman Bidara Cina Kini Mulai Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X