Kapan Go-Food Festival Dibuka Kembali? Ini Jawaban Pengelola GBK

Kompas.com - 04/09/2018, 18:19 WIB
Suasana di Go Food Festival GBK, Senayan, Selasa (24/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana di Go Food Festival GBK, Senayan, Selasa (24/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPK GBK) Winarto mengatakan, Go Food Festival milik Go-Jek di dekat Masjid Al Bina diperbolehkan beroperasi kembali pekan ini karena penyelenggaraan Asian Games 2018 telah usai.

Namun, Winarto menuturkan, pihak Go-Jek tidak diizinkan melakukan promosi jika beroperasi mulai pekan ini.

"Kemarin pun sebenarnya mereka diizinkan untuk buka. Hanya tidak boleh promosi karena dia bukan sponsor, sponsornya kan Grab. Jadi Grab yang punya hak," ujar Winarto di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (4/9/2018).

Baca juga: Iklan Kompetitor Sponsor Asian Games 2018 Akan Ditertibkan, Termasuk Go Food Festival

Ia mengatakan, pengelola GBK telah terikat kontrak dengan Go-Jek hingga tahun 2019.

"Dia, kan, sebenarnya bersifat jangka panjang dengan kami. Kontraknya satu tahun sampai bulan April atau Mei 2019," kata dia. 

Diberitakan sebelumnya, panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau Inasgoc memastikan arena venue pertandingan, termasuk GBK, bersih dari acara di luar partner resmi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Inasgoc Pastikan Go-Food Festival Ditutup Selama Asian Games

Direktur Revenue Inasgoc Hasani Abdul Gani memastikan bahwa selama pertandingan, Go Food Festival ditutup mulai dari 14 hari sebelum 18 Agustus dan 7 hari setelah 2 September.

Go-Jek sebagai penyelenggara Go Food Gestival merupakan kompetitor dari Grab. Sementara Grab adalah partner resmi dari Asian Games.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.