Polisi Sebut Informasi Perampokan di Bank Permata Gunung Sahari Hoaks

Kompas.com - 05/09/2018, 13:39 WIB
Ilustrasi pencurian Kompas.com/ The Digital WayIlustrasi pencurian

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal membantah informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebutkan Bank Permata di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, telah dirampok.

Informasi yang beredar di pesan WhatsApp menyebutkan Bank Permata telah dirampok pada Rabu (5/9/2018) siang.

Baca juga: Viral, Video Pencurian di Rumah Sakit Berkedok Membesuk Pasien


 

Mirzal mengatakan, yang terjadi sebenarnya adalah pencurian di salah satu kantor yang berada satu gedung dengan bank tersebut.

"Tidak, tidak ada perampokan di Bank Permata, yang ada pencurian di salah satu gedung perkantoran yang juga di Gunung Sahari," ujar Mirzal, saat dikonfirmasi, Rabu.

Mirzal menyebut, pencurian terjadi di kantor yang berada di lantai 5 gedung tersebut, pada Selasa (4/9/2018) malam.

Baca juga: Kasus Pencurian Penutup Saluran Air Underpass Mampang Belum Terungkap

 

Dari rekaman kamera CCTV, pencuri berjumlah satu orang tersebut menggunakan obeng untuk masuk ke dalam kantor dan mencuri barang elektronik, salah satunya laptop.

"Dia masuk gunakan obeng dan tidak menggunakan alas kaki. Petugas sudah datang ke sana dan melakukan pengecekan," ujar Mirzal.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Akan Panggil Para Pemilik Industri Pembakaran Arang Cilincing

Anies Akan Panggil Para Pemilik Industri Pembakaran Arang Cilincing

Megapolitan
17 Unit Mobil Pemadam Diturunkan Atasi Kebakaran di Pesing

17 Unit Mobil Pemadam Diturunkan Atasi Kebakaran di Pesing

Megapolitan
Nostalgia Bekas Warga Kampung Kebon Melati, Kini Kediaman Mereka Jadi Thamrin City

Nostalgia Bekas Warga Kampung Kebon Melati, Kini Kediaman Mereka Jadi Thamrin City

Megapolitan
Warga Kampung Kebon Melati yang Terkepung Gedung Pencakar Langit Ingin Jual Tanah Mereka

Warga Kampung Kebon Melati yang Terkepung Gedung Pencakar Langit Ingin Jual Tanah Mereka

Megapolitan
PKS DKI: Nama Cawagub Belum Berubah meski Syaikhu Lolos ke Senayan

PKS DKI: Nama Cawagub Belum Berubah meski Syaikhu Lolos ke Senayan

Megapolitan
DKI Akan Beri Keringanan Pajak dan Diskon Parkir bagi Pengguna Kendaraan Listrik

DKI Akan Beri Keringanan Pajak dan Diskon Parkir bagi Pengguna Kendaraan Listrik

Megapolitan
Seorang Penodong Lompat ke Kali Angke, Hingga Kini Belum Ditemukan

Seorang Penodong Lompat ke Kali Angke, Hingga Kini Belum Ditemukan

Megapolitan
DKI Promosi Wisata Bahari dan Konservasi Kepulauan Seribu lewat Festival Bahari Jakarta 2019

DKI Promosi Wisata Bahari dan Konservasi Kepulauan Seribu lewat Festival Bahari Jakarta 2019

Megapolitan
Dulu Warga Kampung Kebon Melati Sering Terganggu Dentuman Paku Bumi dan Mandi Debu

Dulu Warga Kampung Kebon Melati Sering Terganggu Dentuman Paku Bumi dan Mandi Debu

Megapolitan
Butuh Waktu agar Pengendara Motor Sadar Tidak Serobot Jalur Sepeda

Butuh Waktu agar Pengendara Motor Sadar Tidak Serobot Jalur Sepeda

Megapolitan
Selain Pedagang Teregistrasi, Hanya Pemegang KJP dan PJLP yang Bisa Belanja di JakGrosir

Selain Pedagang Teregistrasi, Hanya Pemegang KJP dan PJLP yang Bisa Belanja di JakGrosir

Megapolitan
Ini Tujuan Pemprov DKI Resmikan JakGrosir di Pulau Seribu

Ini Tujuan Pemprov DKI Resmikan JakGrosir di Pulau Seribu

Megapolitan
Kampung Kebon Melati, Permukiman yang Dikepung Gedung Pencakar Langit

Kampung Kebon Melati, Permukiman yang Dikepung Gedung Pencakar Langit

Megapolitan
Aladdin Tewas di Rumahnya, 4 Bulan Lalu Sang Istri yang Ditemukan Membusuk

Aladdin Tewas di Rumahnya, 4 Bulan Lalu Sang Istri yang Ditemukan Membusuk

Megapolitan
Saat Apartemen Mewah Dibangun, Pemilik Rumah Reyot Mandi Debu Tiap Hari

Saat Apartemen Mewah Dibangun, Pemilik Rumah Reyot Mandi Debu Tiap Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X