Pembuatan SIM di Satpas Polda Metro Disebut Sulit Dimanfaatkan Calo karena Bersistem Online

Kompas.com - 05/09/2018, 19:43 WIB
Pembuatan SIM A umum di areal stadion GBK, Minggu (25/2/2018) membeludak dari kapasitas 600 orang peserta. Pembuatan SIM A Umum ini bukan hanya untuk pengemudi taksi online, tapi juga terbuka untuk taksi konvensional. KOMPAS.com/YOGA HASTYADI WIDIARTANTOPembuatan SIM A umum di areal stadion GBK, Minggu (25/2/2018) membeludak dari kapasitas 600 orang peserta. Pembuatan SIM A Umum ini bukan hanya untuk pengemudi taksi online, tapi juga terbuka untuk taksi konvensional.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Seksi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengatakan, hampir semua sistem pembuatan SIM di Satpas Polda Metro Jaya telah menggunakan sistem online. Menurut dia, hal itu membuat aksi percaloan semakin sulit dilakukan.

"Misalkan saja untuk tes pembuatan SIM. Saat tes akan dimulai, akan ditampilkan foto wajah pemohon SIM. Nanti petugas akan mengecek apakah yabg bersangkutan betul-betul hadir. tesnya pun berbasis komputer," kata Fahri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/9/2018).

Ia membenarkan, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya telah mengundang pihaknya untuk mendiskusikan hasil Rapid Assessment (RA) atau kajian inisiatif mandiri untuk kepolisian yang menunjukkan masih maraknya aksi percaloan di sejumlah Satpas SIM di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Baca juga: Calo SIM Masih Beredar di Satpas Daan Mogot

"Kami sudah lihat video penyelidikan Ombudsman. Tapi calo-calo itu baru dalam tahap menawarkan. Jadi belum ada yang menunjukkan calo itu berhasil membuatkan SIM pemohon," kata dia.

Ia memastikan, para calo merupakan warga sipil, bukan anggota kepolisian.

Meski demikian, ia mengaku mengapresiasi temuan Ombudsman. Ia bersedia menjalin kerjasama dengan Ombudsman untuk meningkatkan kualitas pelayanan Satpas SIM.

Saat dihubungi terpisah, Kepala Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengatakan temuan tentang percaloan itu merupakan hasil RA yang dilakukan pada April hingga Mei 2018.

Teguh mengatakan, RA dilakukan di sejumlah lokasi, yaitu Satpas Polres Metro Jakarta Utara, Satpas Polres Metro Bekasi, Satpas Polres Metro Depok (Pasar Segar), dan Satpas Polres Metro Tangerang Kota.

Menurut data yang diperoleh Ombudsman, rata-rata calo mematok harga Rp 850 ribu untuk penerbitan SIM A dan C.

Baca juga: Polisi Tangkap Calo SIM di Satpas Daan Mogot

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Pulomas dan Kelapa Gading Banjir, Pemprov DKI Bantah Tutup Pintu Air Sunter

Pulomas dan Kelapa Gading Banjir, Pemprov DKI Bantah Tutup Pintu Air Sunter

Megapolitan
Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Megapolitan
Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Megapolitan
[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

Megapolitan
Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Megapolitan
Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Megapolitan
Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X