Tewaskan Pelajar SMK, 10 Anggota Geng Sparatiz Dibekuk Polisi

Kompas.com - 06/09/2018, 17:51 WIB
1 pelajar SMK berinisial AH tewas saat tawuran terjadi antara SMAN 32 Jaksel dan SMK Muhammadiyah Jakbar di Jalam R. Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI 1 pelajar SMK berinisial AH tewas saat tawuran terjadi antara SMAN 32 Jaksel dan SMK Muhammadiyah Jakbar di Jalam R. Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepuluh pelajar yang menamakan kelompoknya Geng Sparatiz ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan setelah melakukan aksi tawuran dengan SMK Muhammadiyah 15 Jakarta Barat di Jalan R Soepeno, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (1/9/2018).

"Tersangka berjumlah 10 orang diamankan di rumah masing-masing dan di SMAN 32 Jakarta Selatan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Kesepuluh pelajar yang ditangkap pihak kepolisian adalah F (19), RP (17), MR (16), SBR (16), ES (16), ASD (16), MFH (16), MR (17), DA (16), dan GM (16). 

Baca juga: Sebelum Dikeroyok, Pelajar yang Tewas dalam Tawuran di Kebayoran Lama Ditabrak Vespa


Indra menambahkan, pihaknya juga masih memburu IA, alumni SMAN 32 yang mengajak pelajar lainnya melakukan tawuran.

Aksi tawuran tersebut mengakibatkan satu pelajar SMK Muhammadiyah 15 Jakarta Selatan tewas.

Tawuran terjadi setelah Geng Sparatiz (SMAN 32) dan Geng Redlebbels (SMK Muhammadiyah 15) ini sepakat melalui pesan WhatsApp bertemu di Jalan R Soepeno, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Baca juga: Atasi Tawuran, Pemprov DKI Akan Terbitkan Pergub

"Gank Sparatiz ini berkumpul dulu di lokasi yang disebut GUSDON dekat SMPN 267 Ulujami, lalu mereka arak-arakan naik motor menuju tempat yang sudah ditentukan untuk tawuran, lalu terjadilah tawuran itu," ujar Indra.

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian adalah tiga celurit, satu sepeda motor, dan satu pakaian warna hitam.

Atas perbuatannya, kesepuluh pelaku dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 5 tahun penjara.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X