Kompas.com - 10/09/2018, 10:33 WIB
Camat Setiabudi Dyan Airlangga (memakai peci hitam) beserta beberapa lurah dan petugas PTSP menunggu warga yang hendak mengadu ke kecamatan, Sabtu (27/1/2018). KOMPAS.com/NURSITA SARICamat Setiabudi Dyan Airlangga (memakai peci hitam) beserta beberapa lurah dan petugas PTSP menunggu warga yang hendak mengadu ke kecamatan, Sabtu (27/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Edy Junaedi memastikan, pihaknya selektif dalam memberi izin kepada usaha mikro dan kecil (IUMK). IUMK tak diberikan bagi mereka yang berdagang di jalur hijau.

“IUMK tidak diberikan kepada pengusaha yang melakukan kegiatan usaha pada zona hijau, sesuai amanat Perda Nomor 1 Tahun 2014. Namun ini bukan kendala utama, saya yakin masyarakat Jakarta saat ini sudah cukup memahami mengenai Perda RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dan PZ (Peta Zonasi)ini,” kata Edy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/9/2018).

Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2018, IUMK diberikan kepada industri, perdagangan atau jasa yang berlokasi di lokbin/loksem yang merupakan binaan Perangkat Daerah. UMK kategori ini perlu melampirkan Surat Keterangan atau Surat Ketetapan sebagai UMK Binaan Perangkat Daerah dalam permohonan IUMK.

Baca juga: Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Masuk 5 Terbaik Tahun 2018

Adapula UMK yang non-binaan yang berasal dari perorangan atau komunitas tertentu. UMK Kategori ini wajib mendapatkan surat rekomendasi dari lurah dalam mengajukan permohonan IUMK.

UMK dapat melakukan kegiatan usaha pada lokasi usaha menetap atau berkeliling. Lokasi usaha menetap memiliki tempat kegiatan berbentuk bangunan permanen/semi permanen dengan batasan luas lantai paling luas 100 meter persegi. Lokasi berkeliling hanya melaksanakan aktivitas usahanya pada lokasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai peraturan perundang-undangan.

Adapun UMK sebagai kegiatan aksesoris penunjang kegiatan utama rumah paling luas 30 meter persegi atau 20 persen dari luas kavling. Lokasi UMK menetap yang melakukan kegiatan usaha produksi dan/atau perdagangan barang/jasa harus sesuai dengan zona atau sub zona berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, sudah 1.161 IUMK yang diterbitkan izinnya oleh PTSP Kelurahan. Sebanyak 608 di antaranya merupakan anggota program kewirausahaan OK OCE. Anggota OK OCE yang mengurus izin, harus sudah menjalani tahap pendampingan dan pelatihan.

"Sebagaimana proses pembelajaran tentu tidak serta merta mereka langsung mengurus perizinan/non perizinan. Karena izin diberikan ketika kegiatan usahanya sudah diyakini dapat dijalankan, sehingga baru pada bulan-bulan ini geliatnya mulai terlihat. Terbukti setiap harinya UP PTSP Kelurahan tidak pernah sepi dalam menerima permohonan IUMK," kata Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Risiko Hamil di Atas Usia 35 Tahun dan 7 Tips Meminimalisirnya
Risiko Hamil di Atas Usia 35...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Catat Ada 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan

Pemkot Bekasi Catat Ada 27 Kasus Baru Covid-19 dalam Sepekan

Megapolitan
Antisipasi Fenomena La Nina,  Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Antisipasi Fenomena La Nina, Warga Kota Tangerang Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Megapolitan
Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Kronologi Motor Terlindas KRL di Tanah Abang: Pemotor Selamat, Para Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Megapolitan
Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Megapolitan
Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

Megapolitan
Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Megapolitan
Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Megapolitan
Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Megapolitan
Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.