Terlibat Cekcok, Suami Tembak Istrinya Pakai "Air Soft Gun"

Kompas.com - 11/09/2018, 15:23 WIB
Ilustrasi penembakan.Shutterstock Ilustrasi penembakan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial Y menjadi korban penembakan oleh suaminya sendiri, Minggu (9/8/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penembakan ini terjadi di Jalan Jati I, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kejadian ini dilaporkan oleh Muhamad Samin yang merupakan kakak korban," ujar Argo, Selasa (11/9/2018).

Baca juga: Polisi Tembak Residivis Pembobol Rumah yang Melawan Pakai Parang Saat Ditangkap

Argo mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban menelpon sang suami, D dan memintanya menjemput dari tempat kerja. Namun, suami menolak dengan alasan sakit.

"Akhirnya korban memutuskan untuk pulang sendiri. Di tengah perjalanan, korban mampir ke tempat yang biasanya digunakan suami nongkrong. Ternyata suami ada di sana," lanjut Argo.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto mengatakan, korban sempat memarahi terduga pelaku di hadapan teman-temannya.

"Di rumah, pelaku menembakkan air soft gun ke arah istri," tutur Supriyanto.

Baca juga: Penembak Misterius di Pasteur Bandung Tembak Korban dari Jarak 100 Meter

Argo melanjutkan, akibat tembakan itu korban mengalami luka di bagian dada kanan. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Koja untuk menjalani perawatan.

Sedangkan suami korban melarikan diri dan masih dalam pencarian polisi.

"Sampai saat ini korban masih belum dapat dimintai keterangan. Ia masih dirawat di rumah sakit," lanjut Argo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jakarta Tuan Rumah Formula E, antara Klaim Anies dan FIA yang Belum Ambil Keputusan

Jakarta Tuan Rumah Formula E, antara Klaim Anies dan FIA yang Belum Ambil Keputusan

Megapolitan
Adu Klaim Polemik Sekolah Swasta dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Adu Klaim Polemik Sekolah Swasta dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tidak Ada, Pertemuan BMPS dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buntu

Wali Kota Tidak Ada, Pertemuan BMPS dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buntu

Megapolitan
Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Megapolitan
'Seabrek' Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

"Seabrek" Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

Megapolitan
Lagu yang Disetel di Lampu Merah Depok Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga

Lagu yang Disetel di Lampu Merah Depok Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga

Megapolitan
Penjelasan Dishub soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Penjelasan Dishub soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Megapolitan
Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Close Ads X