Pria Ini Ditemukan Tewas di Sebuah Penginapan di Kebayoran Baru

Kompas.com - 11/09/2018, 18:02 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial T (42) ditemukan meninggal di sebuah tempat penginapan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Steven Tamuntuan menerangkan, T ditemukan meninggal oleh pihak penginapan pada jam check-out.

"Menurut saksi, korban check-in melalui aplikasi Agoda pada Senin pukul 09.34 WIB dengan datang sendirian," kata Steven, dalam keterangan tertulisnya, Selasa sore.

Baca juga: Buru Pembunuh WN China yang Kabur, Polri Gandeng Polisi China

Namun, tak lama, T keluar kamar dan masuk kembali dengan seorang perempuan berkerudung ke kamarnya di lantai dua.

Selasa siang sekitar pukul 13.00 WIB tadi, pihak penginapan menelepon kamar T untuk mengingatkan sudah jamnya untuk check-out. Namun, telepon sebanyak lima kali tak juga diangkat.

Pihak penginapan pun mendatangi kamar dan akhirnya membuka dengan kunci master. Di dalam kamar, T ditemukan dengan posisi tiduran di lantai.

"Saksi melihat korban dengan kaki sudah membiru, selanjutnya menghubungi Manager Residence untuk melapor ke pihak kepolisian," ujar Steven.

Baca juga: Pembunuh WN China Diduga Pria Bermasker yang Pesan Kamar Hotel

Barang-barang milik korban yang berada di kamar antara lain jam tangan, ponsel Samsung S8, dompet berisi berbagai kartu kredit, debit, dan uang Rp 5.000.

Steven mengatakan, pihaknya masih mencari tahu penyebab T meninggal.

"Belum tentu korban pembunuhan," kata Steven.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X