Ozzy Albar Telah Konsumsi Narkoba Sejak 2008

Kompas.com - 13/09/2018, 12:53 WIB
Ozzy Albar memakai baju tahanan saat jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Ozzy Albar memakai baju tahanan saat jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, putra musikus Ahmad Albar, Ozzy Albar, telah mengonsumsi narkoba sejak tahun 2008.

Tak hanya ganja, Ozzy juga mengaku telah mengonsusmsi berbagai jenis narkotika termasuk shabu-shabu.

"Yang bersangkutan kan musisi. Sudah mulai mencoba menggunakan baik itu shabu, yang bersangkutan juga minum obat penenang sejak tahun 2008," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/9/2018).

Kepada polisi Ozzy mengaku hanya ingin coba-coba. Namun, lanjut Argo, polisi masih mengembangkan motif lain yang membuat Ozzy mengonsumsi hingga menyimpan narkoba.


Baca juga: Wanita Teman Ozzy Albar Juga Positif Narkoba

Ozzy Albar ditangkap Selasa malam lalu di dekat gerai ATM di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Saat ditangkap Ozzy sedang bersama seorang perempuan berinisial NB.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan ganja seberat 2,66 gram di dalam saku celana sebelah kanan Ozzy. Setelah dilakukan tes urine, baik Ozzy maupun NB positif mengonsumsi Narkoba.

Berdasarkan hasil penilaian, NB akan menjalani rehabilitasi karena tak ditemukan barang bukti. Sedangkan Ozzy resmi ditahan untuk menjalani proses hukum.
Baca juga: Terlibat Kasus Narkoba, Ozzy Albar Resmi Ditahan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Kisah Warga Kampung Starling, Demo Bawa Rezeki dan Satpol PP Paling Dihindari

Megapolitan
Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Pemprov DKI Bahas Kenaikan UMP DKI 2020 Sebesar 8 Persen

Megapolitan
Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Keluarga Kaget Dengar Djeni Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil

Megapolitan
Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Sutradara Amir Mirza Gumay Simpan Sabu di Bawah Kitchen Set Rumah

Megapolitan
Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Tujuh Titik Kabel Semrawut di Jakarta Selatan Segera Ditertibkan

Megapolitan
Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Keluarga Djeni Didatangi Banyak Korban Sebelum Penangkapan

Megapolitan
MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

MRT Jakarta Tertibkan Penjualan Benda Tajam di Dalam Stasiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X