Ozzy Albar Mengaku Dapat Ganja Gratis dari Teman Lama

Kompas.com - 13/09/2018, 14:18 WIB
Ozzy Albar memakai baju tahanan saat jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Ozzy Albar memakai baju tahanan saat jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra bungsu Ahmad Albar, Ozzy Albar mengaku mendapatkan ganja dari teman lamanya berinisial B.

Hal ini diungkapkan Kasubdit II Ditres Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Donny Alexander.

"Pengakuannya (mendapatkan) ganja itu, dia tidak membayar karena sudah berhubungan lama (dengan B)," ujar Donny, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Ozzy Albar Bertemu Penjual Ganja di Mal Kawasan Cinere

Meski demikian, lanjut Donny, Ozzy masih belum menjelaskan secara rinci mengenai identitas dan keberadaan B.

"Dari keterangan yang bersangkutan (B adalah) teman (Ozzy), tetapi nomor ponsel tidak ada, lalu alamat tidak ada. Makanya kami pun masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dia sudah lama kenal sama inisial B ini," kata dia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Ozzy dan B bertemu di sebuah mal di Cinere, Jakarta Selatan, untuk melakukan transaksi narkoba pada Selasa (11/9/2018).

Baca juga: Jadi Tersangka, Ozzy Albar Ditahan di Polda Metro Jaya

Dari transaksi tersebut, Ozzy mendapatkan ganja seberat 5 gram.

Setelah itu, Ozzy mengonsumsi sebagian ganja tersebut. Meski demikian, Argo tidak menjelaskan lokasi Ozzy mengonsumsi barang haram tersebut.

Setelah dilakukan tes urine, Ozzy terbukti positif mengonsumsi ganja dan sabu.

Baca juga: Ozzy Albar Telah Konsumsi Narkoba Sejak 2008

Ozzy mulai menjalani masa penahanan selama proses hukumnya berlangsung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Dapat Hak Asimilasi Dampak Covid-19, 130 Warga Binaan Lapas Salemba Bebas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X