Kompas.com - 13/09/2018, 18:08 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab Indonesia mengembangkan fitur panic button yang akan dipasang di tiap mobil yang digunakan oleh mitra pengemudi Grab Car.

Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan, fitur tersebut akan memberikan pesan darurat apabila mitra pengemudi tengah mengalami musibah saat berkendara.

"Panic button akan langsung memberi pesan kepada call center sehingga tim gerak cepat kita bisa langsung melakukan tindakan," kata Ridzki dalam jumpa pers di Kantor Grab, Pademangan, Kamis (13/9/2018).

Baca juga: Mitra Pengemudi Minta Tarif Naik, Pihak Grab Bilang Misleading

Ridzki menyampaikan, fitur tersebut tengah diuji coba di Jakarta, Medan, dan Palembang. Fitur itu, kata Ridzki, juga akan dilengkapi dengan kamera tersembunyi.

Namun, Ridzki enggan berbicara lebih lanjut mengenai mekanisme pemasangan panic button di tiap kendaraan.

"Mungkin kita ada ranahnya sendiri mekanismenya, kita juga sedang piloting ke beberapa pengemudi. Yang jelas kita bermitra dengan penyedia teknologi untuk masalah itu yang memang expert-nya," ujar Ridzki.

Ia juga mengatakan, fitur panic button juga akan diaplikasikan bagi sepeda motor. Adapun fitur emergency bagi para penumpang sudah tersedia di aplikasi setiap penumpang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPDB DKI Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

PPDB DKI Jalur Zonasi Dimulai Hari Ini, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di KBT Duren Sawit, 1 Bilah Celurit Turut Diamankan

Polisi Tangkap 6 Remaja yang Hendak Tawuran di KBT Duren Sawit, 1 Bilah Celurit Turut Diamankan

Megapolitan
Dua Pekan Operasi Patuh Jaya 2022, 38.738 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas

Dua Pekan Operasi Patuh Jaya 2022, 38.738 Pengendara Langgar Aturan Lalu Lintas

Megapolitan
Nama Jalan Jakarta Diganti, Polisi: STNK Lama Tetap Berlaku

Nama Jalan Jakarta Diganti, Polisi: STNK Lama Tetap Berlaku

Megapolitan
Polisi Sita Ribuan Liter Minyak Goreng Kemasan Berisi Migor Curah di Tangerang

Polisi Sita Ribuan Liter Minyak Goreng Kemasan Berisi Migor Curah di Tangerang

Megapolitan
Surat Harapan Ganja Dilegalkan untuk Pengobatan Anaknya Gagal Diserahkan ke MK, Santi: Kami Tunggu Respons Pemerintah

Surat Harapan Ganja Dilegalkan untuk Pengobatan Anaknya Gagal Diserahkan ke MK, Santi: Kami Tunggu Respons Pemerintah

Megapolitan
Saat Seorang Ibu Datang dari Yogya ke Jakarta, Datangi MK untuk Perjuangkan Ganja agar Dilegalkan demi Pengobatan Anaknya

Saat Seorang Ibu Datang dari Yogya ke Jakarta, Datangi MK untuk Perjuangkan Ganja agar Dilegalkan demi Pengobatan Anaknya

Megapolitan
Kisah Pedagang Bakso 'Aroma SoWan' yang Diundang Anies Makan Malam di Balai Kota

Kisah Pedagang Bakso "Aroma SoWan" yang Diundang Anies Makan Malam di Balai Kota

Megapolitan
Ini Alasan Pemprov DKI Tidak Bisa Langsung Bekukan Izin Usaha Holywings

Ini Alasan Pemprov DKI Tidak Bisa Langsung Bekukan Izin Usaha Holywings

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang, Warga Curiga Truk Tangki Mondar-mandir

Kronologi Penangkapan Penjual Migor Kemasan Ilegal di Tangerang, Warga Curiga Truk Tangki Mondar-mandir

Megapolitan
Upaya Menekan Kasus Covid-19 di Jakarta, Polsek Senen Buka 2 Posko Vaksinasi

Upaya Menekan Kasus Covid-19 di Jakarta, Polsek Senen Buka 2 Posko Vaksinasi

Megapolitan
Ini Konsekuensinya jika Holywings Tak Merespons Surat Teguran Pertama Pemprov DKI

Ini Konsekuensinya jika Holywings Tak Merespons Surat Teguran Pertama Pemprov DKI

Megapolitan
Sejumlah Organisasi Kepemudaan Geruduk Balai Kota DKI, Minta Holywings Ditindak Tegas

Sejumlah Organisasi Kepemudaan Geruduk Balai Kota DKI, Minta Holywings Ditindak Tegas

Megapolitan
Buntut Pesta 'Bungkus Night' di Hamilton Spa, Satpol PP Bakal Sanksi Tegas Griya Pijat Lain yang 'Nakal'

Buntut Pesta "Bungkus Night" di Hamilton Spa, Satpol PP Bakal Sanksi Tegas Griya Pijat Lain yang "Nakal"

Megapolitan
Polisi Tangkap Penjual Minyak Goreng Kemasan Ilegal di Tangerang

Polisi Tangkap Penjual Minyak Goreng Kemasan Ilegal di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.