Tujuh Orang Luka dan Satu Orang Tertimbun di Rumah Runtuh di PIK

Kompas.com - 14/09/2018, 11:16 WIB
Proyek pembangunan rumah tinggal yang runtuh di Pantai Indah Kapuk, Kamis (13/9/2018) kemarin. KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DProyek pembangunan rumah tinggal yang runtuh di Pantai Indah Kapuk, Kamis (13/9/2018) kemarin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh orang pekerja bangunan menderita luka-luka akibat proyek pembangunan rumah tinggal di Pantai Indah Kapuk yang runtuh pada Kamis (13/9/2018) kemarin.

Kanit Reskrin Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim menyatakan, ada satu orang pekerja bangunan lain yang masih tertimbun reruntuhan.

"Kemarin ada si yang luka-luka, sekarang belum jelas karena hari ini belum ketemu. Ada tujuh orang luka pekerjanya, sama yang belum ketemu ini jadi delapan orang," kata Mustakim kepada wartawan, Jumat (14/9/2018).

Mustakim mengatakan, ketujuh korban yang telah dievakuasi mengalami luka-luka ringan. Ketujuh orang itu pun sempat dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah kejadian.

Baca juga: Sebuah Bangunan di Pantai Indah Kapuk Runtuh Jumat Dini Hari

Sementara, hingga hari ini, seorang pekerja bangunan bernama Untung masih belum ditemukan. Oleb karena itu, petugas pemadam kebakaran juga dilibatkan dalam proses evakuasi.

Diberitakan sebelumnya, sebuah proyek bangunan di Cluster Ebony Pantai Indah Kapuk runtuh dini hari tadi. Namun, Mustakim memastikan kejadian itu terjadi pada Kamis sore kemarin sekira pukul 16.00 WIB.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X