Polisi Telusuri Keterlibatan Ozzy Albar dalam Jaringan Peredaran Narkoba

Kompas.com - 14/09/2018, 14:53 WIB
Ozzy Albar, yang mengenakan kostum tahanan, dihadirkan dalam jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Ozzy Albar, yang mengenakan kostum tahanan, dihadirkan dalam jumpa pers di Ditres Narkoba Polda Metro Jaka, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Putra musisi Ahmad Albar, Ozzy Albar, kini tengah menjalani masa tahan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Ozzy ditahan karena kedapatan menyimpan narkotika jenis ganja seberat 2,66 gram di saku celananya saat ditangkap di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018) malam.

Ganja tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti. Argo menyebut Ozzy disangka melanggar Pasal 111 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal tersebut digunakan untuk menjerat orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman.

Baca juga: Ozzy Albar Mengaku Dapat Ganja Gratis dari Teman Lama

Pelanggar pasal ini terancam hukuman empat tahun penjara.

Dalam pasal tersebut disebutkan kata "menyediakan narkotika golongan I". Lalu apakah dalam kasua ini Ozzy juga berperan sebagai pengedar?

Argo membenarkan bahwa saat ini pihaknya tengah menelusuri keterlibatan Ozzy dalam jaringan peredaran narkoba.

"Iya, sedang kami dalami seperti apa dia (Ozzy) mendapat itu (ganja), apakah dia juga memberikan kepada orang lain, sedang kami dalami," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/9/2018).

Baca juga: Ozzy Albar Bertemu Penjual Ganja di Mal Kawasan Cinere

Argo mengatakan, hingga saat ini Ozzy belum kooperatif dalam memberikan keterangan. Hal ini menjadi salah satu kendala penyidik dalam melakukan pengembangan.

"Dia mengatakan barang itu diterima secara gratis dari B (DPO). Mereka ketemu di mal di Cinere. Lalu kami tanya bertemunya seperti apa, dia jawab 'ya ketemu', itu kan yang masih janggal," tuturnya.

Menurut Argo, hingga kini Ozzy juga belum dapat menyebutkan identitas pasti B. Padahal, Ozzy mengaku telah berkawan lama dengan B.

Baca juga: Ozzy Albar Telah Konsumsi Narkoba Sejak 2008

Menurut Argo, kejanggalan-kejanggalan inilah yang masih terus disidik oleh kepolisian untuk mendapatkan kepastian peran Ozzy dalam kasus ini.

Kepada polisi, Ozzy mengaku telah mengonsumsi ganja, sabu, dan berbagai obat penenang sejak 2008.

Ozzy mengaku mendapatkan barang-barang haram itu dari rekan-rekannya. Hingga saat ini, polisi masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang mendistribusikan narkoba kepada Ozzy selain B.

Baca juga: Wanita Teman Ozzy Albar Juga Positif Narkoba

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Food Station Distribusikan 500 Ton Gula Pasir di Jakarta

Food Station Distribusikan 500 Ton Gula Pasir di Jakarta

Megapolitan
Angkasa Pura II Wajibkan Seluruh Petugas Bandara Kenakan Masker Kain

Angkasa Pura II Wajibkan Seluruh Petugas Bandara Kenakan Masker Kain

Megapolitan
PSBB Disetujui, Pemprov DKI Juga Bakal Batasi Akivitas Kendaraan Pribadi

PSBB Disetujui, Pemprov DKI Juga Bakal Batasi Akivitas Kendaraan Pribadi

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja Condet, 4 Orang Masih Anak

Polisi Tangkap 5 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Remaja Condet, 4 Orang Masih Anak

Megapolitan
Kendaraan yang Melintas di Jakarta Naik 10 Persen pada Senin Kemarin

Kendaraan yang Melintas di Jakarta Naik 10 Persen pada Senin Kemarin

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ajukan Tiga Skenario Proses Belajar Mengajar ke Kemendikbud

Pemkot Bekasi Ajukan Tiga Skenario Proses Belajar Mengajar ke Kemendikbud

Megapolitan
Terkait PSBB Jakarta, Polisi: Tidak Ada Pembatasan Akses Masuk dan Keluar Jakarta

Terkait PSBB Jakarta, Polisi: Tidak Ada Pembatasan Akses Masuk dan Keluar Jakarta

Megapolitan
Menkes Setujui PSBB, Pemprov DKI Bisa Batasi Kegiatan di Tempat Kerja hingga Transportasi

Menkes Setujui PSBB, Pemprov DKI Bisa Batasi Kegiatan di Tempat Kerja hingga Transportasi

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual di Tangsel, IPW Soroti Kinerja Polisi

Marak Kasus Pelecehan Seksual di Tangsel, IPW Soroti Kinerja Polisi

Megapolitan
Pesan Kak Seto untuk Orangtua Saat Hadapi Pandemi Covid-19

Pesan Kak Seto untuk Orangtua Saat Hadapi Pandemi Covid-19

Megapolitan
[UPDATE] 72 Pasien Positif Covid-19 Di Jakarta Pusat, Enam Kelurahan Masih Nol Kasus Positif

[UPDATE] 72 Pasien Positif Covid-19 Di Jakarta Pusat, Enam Kelurahan Masih Nol Kasus Positif

Megapolitan
Rekam Jejak Wagub DKI Riza Patria: Kontroversi Kasus Korupsi hingga Segudang Pengalaman Politik

Rekam Jejak Wagub DKI Riza Patria: Kontroversi Kasus Korupsi hingga Segudang Pengalaman Politik

Megapolitan
Duduk Perkara Polemik Apartemen The Nine Residence Terkait Pembangunan RS Covid-19

Duduk Perkara Polemik Apartemen The Nine Residence Terkait Pembangunan RS Covid-19

Megapolitan
Kala Rasa Kecewa Pedagang Tumpah lantaran Pasar Tanah Abang Batal Buka

Kala Rasa Kecewa Pedagang Tumpah lantaran Pasar Tanah Abang Batal Buka

Megapolitan
[HOAKS] Wanita Korban Pembunuhan dan Perampokan di Muara Karang

[HOAKS] Wanita Korban Pembunuhan dan Perampokan di Muara Karang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X