Ada Pembangunan Saluran, Kendaraan Lewat Jalan Moh Kahfi II Bergantian - Kompas.com

Ada Pembangunan Saluran, Kendaraan Lewat Jalan Moh Kahfi II Bergantian

Kompas.com - 14/09/2018, 15:08 WIB
Pembangunan saluran air di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Pembangunan saluran air di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Moh Kahfi II tengah "dibelah" untuk dibangun saluran air. Pantauan Kompas.com di lokasi pada Jumat (14/9/2018) siang, pembangunan berlangsung di dekat Jalan Kebembem Raya dengan Jalan Kebembem II.

Pengerjaan di lajur ke arah Lenteng Agung sudah selesai dan tengah menunggu semen kering. Lajur ini ditutup dan tak bisa dilintasi. Sementara di lajur ke arah Tanah Baru, Depok sudah digali namun ditutupi plat besi agar kendaraan bisa melintas.

Kendaraan dari kedua arah pun terpaksa bergantian lewat. Petugas Satpol PP dan pasukan biru mengatur giliran jalan ini. Antrean kendaraan sekitar pukul 10.00 tak terlalu panjang.

Sebagai alternatif, pengendara bisa melewati Jalan Kebembem Raya dan Jalan Kebembem II untuk menghindari titik pengerjaan. Dari arah Lenteng Agung maupun Depok, bisa juga melewati Jalan Sirsak lalu Jalan Warung Sila. Pengerjaan diperkirakan baru selesai besok, Sabtu (15/9/2018).


Baca juga: Jalan Moh Kahfi II Ditutup Mulai Malam Ini hingga 4 Hari ke Depan

Pemerintah Kota Jakarta Selatan tengah membangun saluran air atau crossing di Jalan Moh Kahfi II, Ciganjur, Jagakarsa. Akibat pembangunan ini, jalan ditutup sementara.

Kepala Seksi Pemeliharaan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Firmansyah mengatakan, pembangunan crossing dilakukan dengan cara menggali dan membelah Jalan Moh Kahfi II, lalu dipasangi box culvert.

Pembangunan ini diperlukan untuk menyambungkan aliran dari Kali Cabang Tengah yang belum terkoneksi ke Situ Babakan.


Terkini Lainnya

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

Megapolitan
Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Regional
Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Megapolitan
Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Regional
Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Megapolitan
Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Internasional
2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

Nasional
Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Regional
Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Megapolitan
Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Nasional
Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Nasional
Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Internasional
Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan 'Marketplace'

Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan "Marketplace"

Regional
Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Nasional
Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi 'Jemput Bola' Rekam e-KTP

Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi "Jemput Bola" Rekam e-KTP

Megapolitan

Close Ads X