Cegah Tawuran, Polsek Kramatjati Siagakan Personel di Beberapa Titik

Kompas.com - 17/09/2018, 13:37 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolsek Kramatjati Kompol Nurdin A Rahman mengemukakan, sebagai upaya pencegahan tawuran pelajar di Jakarta Timur, khususnya kawasan Kramatjati, polsek Kramatjati menyiagakan personel di beberapa titik.

"Setiap sore begitu mereka pulang (sekolah) kami menunggu di setiap Jalan Raya Bogor yang sekiranya mereka naik bis, nanti dibantu oleh sekolah kami naikin kendaraan. Sampai jam 6 itu sudah clear siswa tidak ada berkumpul berkeliaran," ujar Nurdin di Lapangan Unit Pengelola Bis Sekolah, Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (17/9/2018).

Para personel polisi itu ditempatkan di beberapa titik seperti Jalan Hek Kramatjati, depan Rumah Sakit Pusdikles Jalan Raya Bogor KM 24, dan Pusat Grosir Cililitan (PGC).

"Kami lakukan terus, kami tetapkan anggota setiap hari. Kami pengawasan. Setiap tempat ada 3 personel dan masing-masing guru ada di sana," lanjut dia.

Baca juga: 800 Siswa Deklarasi Stop Tawuran di Jakarta

Nurdin menambahkan, upaya lain yang dilakukan polsek adalah mendatangi SMA dan SMK di kawasan Kramatjati pada setiap Senin pagi.

"Saya setiap hari Senin pagi, setiap masing-masing sekolah SMA dan SMK melakukan, menjadi pembina upacara. Itu ada dua sekolah setiap minggu, kami laporkan ke pimpinan," ujar  Nurdin.

Ia menegaskan, polisi tak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada para pelajar yang terlibat tawuran,

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Perbaikan Rumah yang Ambruk di Matraman Tunggu Pengerjaan Saluran Air Selesai

Megapolitan
Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X