Kata Go-Jek soal Rencana Pemerintah Bentuk Transportasi Online Pelat Merah

Kompas.com - 18/09/2018, 13:33 WIB
Layanan jasa ojek online Go-Jek hadir di kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/AMRAN AMIR Layanan jasa ojek online Go-Jek hadir di kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa (28/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Go-Jek Indonesia menyambut positif wacana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membuat aplikasi transportasi online pelat merah yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Chief Corporate Affairs GO-JEK Nila Marita megatakan, pihaknya mendukung pengembangan teknologi yang bertujuan membantu kebutuhan masyarakat.

"Kami menghargai berbagai inisiatif yang mengutamakan kepentingan mitra dan konsumen yang didasari oleh semangat kolaborasi," kata Nila dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Senin (17/9/2018).

Baca juga: Kemenhub Akan Buat Aplikasi Transportasi Online, Ini Tanggapan Grab

Ia mengatakan, dalam pengembangan teknologi aplikasi seperti yang Go-Jek lakukan saat ini, diperlukan pemahaman serta keahlian yang mendalam agar dapat memberikan manfaat optimal bagi pengguna.

"Kami berharap pemerintah dapat terus berperan dalam memastikan iklim usaha dan investasi yang kondusif di sektor transportasi," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Angkutan dan Multimoda Kemenhub Ahmad Yani menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk menyiapkan konsep platform aplikasi pelat merah.

Ide itu tercetus lantaran masih sulitnya kerja sama antara pemerintah dan perusahaan transport online dalam pemberian informasi perusahaan, misalnya mengenai jumlah data driver.

Baca juga: Rencana Kemenhub Buat Aplikasi Transportasi Online, Ini Kata Pengemudi Ojek Online

Menurut dia, aplikasi transportasi online pelat merah akan berfungsi seperti transportasi online yang sudah ada di Indonesia, yakni Go-Jek dan Grab.

"Menjadi platform (transportasi online) seperti di Korea punya pemerintah," kata Yani di Gedung Karsa Kemenhub, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jakarta Tuan Rumah Formula E, antara Klaim Anies dan FIA yang Belum Ambil Keputusan

Jakarta Tuan Rumah Formula E, antara Klaim Anies dan FIA yang Belum Ambil Keputusan

Megapolitan
Adu Klaim Polemik Sekolah Swasta dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Adu Klaim Polemik Sekolah Swasta dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Tidak Ada, Pertemuan BMPS dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buntu

Wali Kota Tidak Ada, Pertemuan BMPS dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Buntu

Megapolitan
Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Selain yang Dinyanyikan Wali Kota Depok, Dishub Siapkan Lagu Lain untuk di Lampu Merah

Megapolitan
'Seabrek' Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

"Seabrek" Tugas Pemadam Kebakaran: Padamkan Api, Tangkap Biawak hingga Melepas Cincin

Megapolitan
Lagu yang Disetel di Lampu Merah Depok Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga

Lagu yang Disetel di Lampu Merah Depok Bukan untuk Atasi Macet atau Hibur Warga

Megapolitan
Penjelasan Dishub soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Penjelasan Dishub soal Lagu Wali Kota Depok yang Akan Disetel di Lampu Merah

Megapolitan
Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Pimpinan Pansus Wagub DKI Dukung Fraksi Demokrat yang Mau Laporkan Politisi PSI

Megapolitan
Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Bicara Politik Uang dalam Pemilihan Wagub DKI, PSI Bingung Fraksi Demokrat yang Tersinggung

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Sampaikan Duplik, Jokdri Berkukuh Tak Bersalah dalam Kasus Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Depok Uji Coba Pemutaran Lagu di Lampu Merah, Agustus Mendatang

Megapolitan
Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Kasus Usulan Tak Pasang Foto Presiden, Keluarga Tersangka Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

SMP Negeri Dadakan Disebut Anak Haram, Disdik Bekasi Sebut Sudah Sesuai Kajian

Megapolitan
Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Ramai Surat Tilang ETLE, Berikut Tarif Resmi Denda Pelanggaran Lalu Lintas

Megapolitan
Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Warga Diimbau Tak Buang Sampah Lagi ke Kali Tegal Amba

Megapolitan
Close Ads X