Pedagang Jatibaru Pindah Berjualan ke Trotoar Stasiun Tanah Abang Pakai Tenda

Kompas.com - 19/09/2018, 22:04 WIB
Pemprov DKI meminta para pedagang di Jalan Jatibaru Raya yang berada di zona C dan D proyek pembangunan skybridge Tanah Abang untuk tidak lagi berjualan mulai Rabu (20/9/2018) hingga 15 Oktober, Selasa (19/9/2018). KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBAPemprov DKI meminta para pedagang di Jalan Jatibaru Raya yang berada di zona C dan D proyek pembangunan skybridge Tanah Abang untuk tidak lagi berjualan mulai Rabu (20/9/2018) hingga 15 Oktober, Selasa (19/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pedagang pakaian terlihat berjualan di trotoar yang mengarah ke Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018) sore.

Pantauan Kompas.com di lokasi, ada sekitar 10 pedagang yang berjualan dan mendirikan tenda di trotoar tersebut.

Pakaian yang dijual kebanyakan dilipat dan dibungkus menggunakan plastik. Namun, ada juga pakaian yang digantung.

Hal itu mengakibatkan setengah badan trotoar tertutup. Para pejalan kaki yang mengarah ke stasiun atau menuju Blok G terlihat lebih memilih untuk berjalan di jalan yang juga dilalui bus transjakarta explorer dibanding harus bersempit-sempitan saat melintasi trotoar itu.

Baca juga: Diresmikan Oktober, Progres Pembangunan Skybridge Tanah Abang 25 Persen

Salah satu petugas penanganan prasarana dan sarana umum yang tengah berada di lokasi mengatakan, pedagang yang kini berjualan di trotoar, merupakan pedagang yang sebelummya berada di Jalan Jatibaru Raya.

Mereka telah berjualan sekitar sepekan belakangan. Para pedagang pindah karena saat ini di Jalan Jatibaru tengah dilakukan pengerjaan pembangunan proyek skybridge Tanah Abang.

"Itu mereka dari pedagang di jalan. Nah, enggak ada tempat nih, mereka ke trotoar. Gimana ya, Bang, namanya pedagang begitu, bandel," ujar petugas tersebut.

Kompas.com mencoba menanyai beberapa pedagang. Namun, tidak ada pedagang yang bersedia.

Camat Tanah Abang Dedi Arif Darsono berjanji akan menertibkan pedagang tersebut.

Baca juga: Kehadiran Pedagang Jatibaru Dinilai Menyulitkan Pembangunan Skybridge Tanah Abang

"Satpol PP kota dan kecamatan sudah mengingatkan, mereka bandel. Tapi kami nanti akan tertibkan. Tetap kami imbau mereka tidak berdagang kembali di sana," ujar Dedi.

Sejak dimulainya pembangunan skybridge Tanah Abang di kawasan Jatibaru pada 3 Agustus, para pedagang yang berada di sekitar lokasi diminta untuk pindah. Beberapa pedagang diberikan lokasi relokasi.

Namun, banyak pedagang yang diminta untuk tidak berjualan sementara hingga pembangunan skybridge selesai pada 15 Oktober.

Pemprov DKI berasalan tidak memberikan lokasi relokasi karena tidak ada lagi lahan di sekitar Tanah Abang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X