TERPOPULER: Dede Richo "Idol" Ditembak dan Akses Situs Penerimaan CPNS

Kompas.com - 20/09/2018, 07:10 WIB
Pelaku spesialis pecah kaca yang juga Finalis Indonesia Idol 2008 Dede Richo (tengah) memperagakan cara melakukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca saat pers rilis di Mapolsek Serpong, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (19/9/2018). Alasan kebutuhan ekonomi yang menyebabkan Dede Richo beralih profesi menjadi pencuri dibantu sang adik DFO alias Bryan, dan menurut pengakuannya dirinya sudah sepuluh kali melakukan aksi pecah kaca mobil di kawasan Serpong. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALPelaku spesialis pecah kaca yang juga Finalis Indonesia Idol 2008 Dede Richo (tengah) memperagakan cara melakukan aksi pencurian dengan modus pecah kaca saat pers rilis di Mapolsek Serpong, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (19/9/2018). Alasan kebutuhan ekonomi yang menyebabkan Dede Richo beralih profesi menjadi pencuri dibantu sang adik DFO alias Bryan, dan menurut pengakuannya dirinya sudah sepuluh kali melakukan aksi pecah kaca mobil di kawasan Serpong.

KOMPAS.com - Berita apa saja yang menarik perhatian banyak pembaca di Kompas.com sepanjang Rabu (19/9/2018) kemarin?

Berikut ini rangkuman sejumlah berita terpopuler Kompas.com yang sayang untuk dilewatkan.

1. Website perekrutan CPNS sulit diakses

Rabu kemarin merupakan hari pertama pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil. Registrasi dilakukan secara online melalui website sscn.bkn.go.id. Namun, kemarin ada sejumlah kendala yang mengakibatkan laman itu belum dapat diakses.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, hal itu terjadi karena masih ada instansi yang belum siap memberikan pengumuman pada Rabu pagi. Ia memastikan tidak ada penundaan terkait pembukaan penerimaan CPNS.

Para Rabu malam, website tersebut telah dapat diakses. Ikuti informasi lebih lanjut tentang penerimaan CPNS dalam topik khusus Penerimaan CPNS 2018.

2. PKS inginkan posisi Wagub DKI

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid tidak menginginkan bila posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta diisi kader Partai Gerindra. Menurut dia, semestinya kursi kosong itu diberikan kepada PKS selaku teman koalisi.

"Masa Gerindra mau ngambil semuanya sih?" kata Hidayat saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Rabu kemarin.

Hidayat menegaskan perlunya komitmen kebersamaan dalam kerja sama politik. Hal itulah yang dijalankan oleh PKS dan Gerindra sejak lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Megapolitan
Disdik Kota Bekasi Berencana Izinkan Kegiatan Ekstrakurikuler SD dan SMP

Disdik Kota Bekasi Berencana Izinkan Kegiatan Ekstrakurikuler SD dan SMP

Megapolitan
Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Megapolitan
Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Megapolitan
Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Megapolitan
DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Megapolitan
Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Megapolitan
Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.