Memasuki Musim Penghujan, Waduk Poncol Ragunan Dikeruk

Kompas.com - 20/09/2018, 13:02 WIB
Pengerukan Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPengerukan Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan tengah mengeruk Waduk Poncol, Ragunan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Kamis (20/9/2018), tiga backhoe atau alat berat terlihat mengeruk pinggir sungai bagian timur.

Tembok di depan Villa Ragunan dijebol untuk akses masuk backhoe dan dumping truck.

Baca juga: Taufik Sebut Waduk Pondok Ranggon 3 Berpotensi Jadi Buangan Sampah Warga


Dari atas, terlihat lumpur hitam mengendap di pinggir waduk. Adapun di bagian tengah, terlihat banyak orang menyebur mencari ikan dengan setengah badannya terendam.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Holi Susanto mengatakan, lumpur yang dikeruk sedalam dua hingga tiga meter.

Pengerukan baru dilakukan sejak Selasa (18/9/2018).

Baca juga: Taufik: Waduk Sunter Saja yang Mendingan, yang Lainnya Sulit Dinikmati

"Kemarin ini lumpur yang sudah diangkut sebanyak lima truk, truk tersebut berkapasitas 5 meter kubik. Dibuang ke dumping site Srengseng Sawah," kata Holi, Kamis siang.

Holi mengatakan, waduk seluas 6.860 meter persegi ini milik Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan.

Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan meminta waduk dikeruk untuk memperbesar daya tampung air ketika musim hujan.

Baca juga: Belajar dari Kasus Waduk Rorotan, Pemprov DKI Diminta Manfaatkan Semua Asetnya

Puncak musim hujan diperkirakan jatuh pada Februari 2019.

"Diperkirakan selesai tiga bulan," ujar Holi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X