"Pas Lihat Jenazahnya Diangkat, Jadi Ingat Saat Dia Masih Ada..."

Kompas.com - 20/09/2018, 22:33 WIB
Pemindahan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok dipindahkan ke lokasi baru, Selasa (18/9/2018).Kompas.com/Cynthia Lova Pemindahan Taman Pemakaman Umum (TPU) Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok dipindahkan ke lokasi baru, Selasa (18/9/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemindahan jenazah dari Tempat Pemakaman Umum Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok ke lokasi baru karena terkena proyek Tol Depok-Antasari (Desari) meninggalkan kesan bagi keluarga atau ahli waris jenazah.

Isah, warga Jalan Grogol RT 005 RW 002, merasakan haru ketika ia melihat kembali jenazah ibunya yang 10 tahun lalu berpulang.

Rasa rindunya itu seolah terobati ketika melihat jenazah diangkat kemudian dimakamkan kembali di tempat baru.

“Pas tadi melihat jenazahnya diangkat, ya ampun rasanya jadi inget pas dia masih hidup, sekarang saya melihat keadaan dia di dalam makamnya,” ucap Isah sambil berkaca-kaca di Tempat Pemakaman Umum Kumpi Saribah Kelurahan Grogol, Limo, Depok, Rabu (19/9/2018).

Baca juga: TPU Tegal Alur Banyak yang Kosong, cuma Warga Enggak Mau ke Sana...

Saat kembali menyalatkan jenazah ibunya, Isah merasa seolah-olah ibunya itu berada di dekatnya.

Tak hanya itu, seketika Isah terbayang bagaimana bila ia yang dimakamkan suatu hari nanti.

“Sedih sih kalau lagi mindahin makam begini, jadi bayangin kalau nanti kita mati akan seperti apa,” ucap Isah.

Kendati demikian, Isah tak merasa repot membantu pemindahan makam ini. Ada 9 anggota keluarga Isah yang dimakamkan di TPU itu.

Bagi dia, pemindahan TPU ini menjadi momen berkumpulnya keluarga besar.

“Seru sih jadi kumpul bareng yang rumahnya pada di Jakarta, Bekasi, pada ikut bantu. Nih saya bawa makanan juga ke sini supaya makan bareng-bareng," ucap Isah.

Untuk memindahkan jenazah keluarganya, Isah hanya menyiapkan kain untuk alas. Sementara itu, kain kafan untuk membungkus jenazah sudah disiapkan panitia.

Baca juga: 400 Jenazah Dipindahkan demi Pembangunan Tol Desari

Warga lainnya, Haji Saminan (56), mengaku senang karena bisa kembali melihat jenazah anaknya.

Saiman pun turut membantu proses penggalian makamnya anaknya.

“Tadi yang pindahin ustaz kok, saya ikut bantu ngegaliin juga, penasaran juga lihat keadaan anak saya sekarang. Melihatnya saja sudah senang banget,” kata Saiman.



Terkini Lainnya

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Megapolitan
Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Megapolitan
7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

Megapolitan
Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Megapolitan
Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Megapolitan
Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Megapolitan
Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Megapolitan
Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Megapolitan
 Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Megapolitan
Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Megapolitan
Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Megapolitan
Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Megapolitan
Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Megapolitan

Close Ads X