Jumat Malam, Massa Pendukung Capres-Cawapres Padati Gedung KPU RI

Kompas.com - 21/09/2018, 18:29 WIB
Ratusan simpatisan pendukung pasangan Jokowi-Maruf dari Projo dan Gojo mendatangai kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTORatusan simpatisan pendukung pasangan Jokowi-Maruf dari Projo dan Gojo mendatangai kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa pendukung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mulai memadati kawasan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018) malam.

Kedatangan massa tersebut untuk mengawal kegiatan pengundian nomor urut capres dan cawapres yang digelar di kantor KPU RI, Jumat malam ini.

Pantauan Kompas.com di lokasi, pukul 18.00, puluhan pendukung Jokowi-Maruf yang berasal dari organisasi massa Pro Jokowi (Projo) dan Parta Golongan Karya membawa sejumlah atribut dukungan.

Baca juga: Ruas Jalan Imam Bonjol Ditutup Jelang Undian Nomor Urut Capres-Cawapres

 

Ada yang membawa umbul-umbul bergambar Jokowi, ada juga yang menggunakan kaos bergambar mantan wali kota Solo itu.

Sejumlah yel-yel dan orasi dukungan diteriakan massa. "Jokowi lagi, Jokowi lagi," teriak massa.

Massa pendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga telah memadati kawasan gedung KPU. Namun, kedua massa ini dipisahkan oleh kawat berduri untuk menghindari bentrokan.

Baca juga: Tunggu Jokowi-Maruf di Tugu Proklamasi, Relawan Gelar Flash Mob

Puluhan petugas kepolisian terlihat berjaga di lokasi. Pengundian nomor urut capres dan cawapres akan digelar pukul 20.00 WIB.

Polisi menutup Jalan Imam Bonjol menuju ke gedung KPU RI. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan pada jalur yang mengarah menuju gedung KPU RI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Senin Malam, 20 RT di Jakarta Tergenang Banjir

Megapolitan
[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

[Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

Megapolitan
Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

Megapolitan
Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

Megapolitan
Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

Megapolitan
Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Megapolitan
Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

Megapolitan
Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

Megapolitan
Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

Megapolitan
Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

Megapolitan
Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X