Jika Temukan Mortir, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Warga...

Kompas.com - 21/09/2018, 21:10 WIB
Tiga buah mortir yang ditemukan nelayan di perairan sekitar Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (21/9/2018). Dokumentasi/Polsek CilincingTiga buah mortir yang ditemukan nelayan di perairan sekitar Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (21/9/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat diimbau berhati-hati bila tidak sengaja menemukan mortir atau senjata-senjata lainnya.

Kapolsek Cilincing Kompol Sarwono mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak mengutak-atik benda tersebut demi menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Kalau memang itu benda berbahaya, jangan sampai ada korban. Takutnya meledak, kan kita enggak tahu kalau itu aktif atau enggak," kata Sarwono kepada Kompas.com, Jumat (21/9/2018).

Baca juga: Nelayan Temukan Mortir di Perairan Tanjung Priok

Sarwono mengatakan, langkah yang mesti dilakukan masyarakat bila menemukan benda-benda berbahaya seperti itu adalah melaporkannya kepada polisi.

Ia juga mengatakan, masyarakat sebaiknya juga tidak perlu memindahkan benda tersebut dari lokasi penemuan.

"Misalnya menemukan nih, di darat atau di mana, sudah diamkan saja di situ, lebih aman di situ," kata dia.

Baca juga: Pasukan Oranye Temukan Mortir di Cipete Utara

Seorang nelayan bernama Tasi menemukan tiga buah mortir ketika mencari kerang di perairan sekitar Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Beruntung, mortir tersebut tidak meledak atau melukai seorang pun. Saat ini, mortir itu telah dibawa oleh tim Gegana untuk diamankan dan diselidiki lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diperiksa Badan Kehormatan, William Aditya Janji Tetap Buka Anggaran Janggal ke Publik

Diperiksa Badan Kehormatan, William Aditya Janji Tetap Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
Diperiksa Badan Kehormatan Terkait Unggahan Anggaran Janggal, William PSI: Semua Setuju Ini Sikap Kritis

Diperiksa Badan Kehormatan Terkait Unggahan Anggaran Janggal, William PSI: Semua Setuju Ini Sikap Kritis

Megapolitan
Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Megapolitan
Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Megapolitan
Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Megapolitan
Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Megapolitan
Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Megapolitan
Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Megapolitan
Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Megapolitan
Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Megapolitan
Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Megapolitan
Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk 'Cum Laude' dan Tunadaksa

Pendaftaran CPNS 2019, Kota Bekasi Hanya Buka 6 Kuota untuk "Cum Laude" dan Tunadaksa

Megapolitan
Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Dianggap Pemborosan, Anggaran Pembangunan Rusunawa Terancam Dicoret DPRD DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X