Cerita Kak Seto yang Pernah Jadi Pengamen untuk Biayai Pendidikan

Kompas.com - 22/09/2018, 18:24 WIB
Kak Seto di Festival Seni Sahabat Anak, Green Pramuka Square, Sabtu (22/9/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Kak Seto di Festival Seni Sahabat Anak, Green Pramuka Square, Sabtu (22/9/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menjadi pembicara di talkshow dengan tema "Anak Berprestasi dalam Akademis dan Kreativitas" di Festival Seni Anak Manggarai, di Green Pramuka Square, Jakarta Timur, Sabtu (22/9/2018).

Dalam talkshow ini, pria yang akrab disapa Kak Seto tersebut mengisahkan tentang kehidupan masa kecilnya yang juga berlika-liku. Kak Seto membeberkan, bahkan saat kecil ia pernah menjadi anak jalanan seperti pengamen, kerja di pasar, bahkan jadi tukang batu untuk bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah.

"Adik-adik tahu enggak, dulu waktu kecil Kak Seto juga pernah jadi anak jalanan? Pernah jadi bantu-bantu di pasar, jadi tukang batu. Tapi Kak Seto tetap semangat," ujarnya di hadapan para sahabat Anak Manggarai.

Ia berkisah, dahulu memiliki cita-cita ingin menjadi seorang guru. Untuk itu, dirinya dengan keras bekerja untuk membiayai kebutuhan sekolah.

"Kak Seto dulu waktu kecil ingin jadi guru. Kak Seto sekolah dari biaya sendiri ngamen di pinggir jalan. Kak Seto waktu itu mencoba terus semangat rajin belajar walalupun enggak terlalu pintar," ungkap Seto.

Seto juga mengungkapkan alasannya akhirnya menjadi Ketua LPAI untuk melindungi para anak adalah karena dahulu dirinya disayang oleh kedua orang tua serta keluarga. Maka, ia ingin melakukan hal serupa dengan menyayangi anak-anak Indonesia.

Ia juga mengajak para peserta Sahabat Anak untuk tetap semangat dan bekerja dengan keras menggapai cita-cita.

"Kak Seto ingin adik-adik tetap semangat dan bangga jadi anak Indonesia," imbuhnya.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Megapolitan
Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Megapolitan
[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

Megapolitan
Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Megapolitan
Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Megapolitan
Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X