Antisipasi Banjir, Kali hingga Saluran Penghubung di DKI Dikeruk

Kompas.com - 25/09/2018, 09:01 WIB
Pembangunan saluran air di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Pembangunan saluran air di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sumber Daya Air di tiap wilayah tengah melakukan berbagai upaya untuk mencegah banjir dan genangan pada musim hujan mendatang. Caranya dengan mengeruk sejumlah kali dan saluran penghubung (Phb).

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengatakan, pihaknya telah melakukan normalisasi di sejumlah sungai. Contohnya di Kali Duri dan Kali Baru.

"Kami terus melakukan normalisasi, pengurasan, pengerukan, pembuatan kolam olakan," ujar Dicky saat dihubungi, Senin (24/9/2018).

Baca juga: BMKG Ingatkan Pemrov DKI untuk Antisipasi Banjir


Sudin SDA Jakarta Pusat melakukan normalisasi dengan dua cara. Pertama, pengerukan dengan alat berat. Kedua, pengurasan oleh para petugas.

Pengerukan dan pengurasan kali serta saluran juga dilakukan Sudin SDA Jakarta Timur. Kepala Sudin SDA Jakarta Timur Mustajab menyampaikan, normalisasi dilakukan dengan melebarkan saluran. Contohnya saluran di Jalan Cakung-Cilincing.

"Yang saya normalisasi seperti pembangunan saluran penghubung Jalan Cakung-Cilincing, itu jalan, meskipun terkendala penertibannya," kata Mustajab saat dihubungi terpisah.

Ia menambahkan, pemeliharaan dengan membersihkan dan menguras saluran dilakukan dengan mengerahkan sekitar 500 pekerja harian lepas (PHL) Sudin SDA atau pasukan biru. Pemeliharaan saluran itu dilakukan sejak Januari lalu.

Baca juga: JEDI atau Pengerukan Kali yang Dulu Mandek Kini Diperjuangkan Lagi

"Yang rutin kami melakukan pemeliharaan saluran, sifatnya itu menguras sarana prasarana, itu di 10 kecamatan. Itu sudah dari awal kami lakukan," kata dia.

Sudin SDA juga menyiapkan enam pompa bergerak yang disiagakan apabila terjadi genangan.

Sudin SDA Jakarta Timur juga memiliki 22 rumah pompa dan pompa-pompa lainnya yang dipasang di permukiman rawan banjir, seperti di Kampung Pulo dan Bidara Cina.



Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X