Kronologi Pengemudi Ignis Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Kompas.com - 25/09/2018, 18:17 WIB
Rombongan Presiden dengan pengawalan Paspamres di jalanan ibukota SekNegRombongan Presiden dengan pengawalan Paspamres di jalanan ibukota

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah mobil menerobos rombongan Presiden Joko Widodo pada Senin (24/9/2018) pagi di ruas Jalan Tol Cimanggis kilometer 18 arah Jakarta.

Kasat Lantas Polres Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan, mobil yang menerobos rombongan Presiden tersebut berisi dua orang wanita.

"Untuk pengemudi Annisa, Tania yang penumpang," ujar Sutimin saat dihubungi, Selasa (25/9/2018).

Baca juga: Terobos Rombongan Presiden, Pengemudi Ini Beralasan Ingin Cepat Tiba di Kantor

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus menambahkan, keduanya tidak sadar ketika mobil yang mereka kendarai masuk ke dalam rombongan Presiden.

Ia mengatakan, keduanya sempat kebingungan saat kendaraan mereka akan diberhentikan petugas.

"Mula-mula A ini mengemudikan kendaraan seperti biasa. Namun, kemudian ternyata dia masuk ke dalam rangkaian Presiden, ia tak sadar dan dia sempat kebingungan saat petugas berusaha menghentikan," ujar Agus. 

Baca juga: Terobos Rombongan Presiden Jokowi, Seorang Pengemudi Dikenakan Wajib Lapor

Mobil Suzuki Ignis berpelat nomor B 2473 TOL tersebut sempat menyenggol seorang anggota patroli dan pengawalan (patwal) karena panik.

"Mungkin karena panik, bingung, dan grogi. Tapi setelah diberhentikan ternyata dia masih kebingungan, ada apa diberhentikan sehingga terjadi sedikit insiden dengan petugas yang di lapangan. (Petugas) tersenggol bagian samping kendaraan," kata dia.

"Jadi (petugas) tidak tertabrak secara frontal, tetapi tersenggol dari samping kanan," tambah dia. 

Baca juga: Seorang Polisi Terluka akibat Pengemudi Terobos Rombongan Presiden

Anggota patwal yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pengemudi dikenakan Pasal 311 juncto Pasal 310 UU Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara atau denda Rp 4 juta.

Pengemudi sudah dipulangkan setelah diamankan di Mapolres Jakarta Timur. Ia dikenakan wajib lapor. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penunggak Pajak di Jakarta Bisa Dikurung di Lapas, Ini Ketentuannya

Penunggak Pajak di Jakarta Bisa Dikurung di Lapas, Ini Ketentuannya

Megapolitan
Tiga Hari Terakhir, Penerbangan Maskapai Garuda Indonesia ke Kalimantan Terganggu Karhutla

Tiga Hari Terakhir, Penerbangan Maskapai Garuda Indonesia ke Kalimantan Terganggu Karhutla

Megapolitan
Kala Anies Diwajibkan Melapor ke DPRD Sebelum Menunjuk Wali Kota hingga Direksi BUMD...

Kala Anies Diwajibkan Melapor ke DPRD Sebelum Menunjuk Wali Kota hingga Direksi BUMD...

Megapolitan
Kata Camat tentang Memutus Mata Rantai Pungli di Cengkareng...

Kata Camat tentang Memutus Mata Rantai Pungli di Cengkareng...

Megapolitan
Informasi Lengkap Seputar Pemblokiran Rekening Penunggak Pajak di Jakarta

Informasi Lengkap Seputar Pemblokiran Rekening Penunggak Pajak di Jakarta

Megapolitan
Optimisme Yusrianto, Tukang Galon yang Didukung Pelanggannya Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Optimisme Yusrianto, Tukang Galon yang Didukung Pelanggannya Jadi Calon Wali Kota Tangsel

Megapolitan
Sempat Viral, Pencuri Kotak Amal di Jagakarsa Telah Ditangkap Polisi

Sempat Viral, Pencuri Kotak Amal di Jagakarsa Telah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Wadah Pegawai: Hanya Koruptor yang Tertawa KPK Jadi Seperti Ini

Wadah Pegawai: Hanya Koruptor yang Tertawa KPK Jadi Seperti Ini

Megapolitan
Kisah Dokter Mangku Sitepoe, Dokter yang Dibayar Rp 10.000

Kisah Dokter Mangku Sitepoe, Dokter yang Dibayar Rp 10.000

Megapolitan
Mewujudkan Jakarta Ramah Bersepeda...

Mewujudkan Jakarta Ramah Bersepeda...

Megapolitan
Karhutla di Kalimantan, Lion Air Group Batalkan 28 Jadwal Penerbangan Kemarin

Karhutla di Kalimantan, Lion Air Group Batalkan 28 Jadwal Penerbangan Kemarin

Megapolitan
POPULER JABODETABEK - Aksi Protes Pegawai KPK Ricuh | Pengendara yang Seret Bripka Eka Minta Maaf | Tukang Galon Mau Jadi Wali Kota

POPULER JABODETABEK - Aksi Protes Pegawai KPK Ricuh | Pengendara yang Seret Bripka Eka Minta Maaf | Tukang Galon Mau Jadi Wali Kota

Megapolitan
Ketika Masalah Administrasi Bikin Murid SD Belajar Lesehan Lebih dari Setahun

Ketika Masalah Administrasi Bikin Murid SD Belajar Lesehan Lebih dari Setahun

Megapolitan
Ketika Kasus Pelecehan Seksual Anak Mengemuka di Bekasi

Ketika Kasus Pelecehan Seksual Anak Mengemuka di Bekasi

Megapolitan
Sendu di Gedung KPK Tadi Malam...

Sendu di Gedung KPK Tadi Malam...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X