PKL Ikan Jatinegara Sudah Bisa Berdagang di Sentra Ikan Hias Raden Inten

Kompas.com - 26/09/2018, 21:46 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat melakukan operasi bina kependudukan di Jakarta TimurKompas.com/David Oliver Purba Wakil Wali Kota Jakarta Timur M Anwar saat melakukan operasi bina kependudukan di Jakarta Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan, pedagang ikan hias Jatinegara yang ditertibkan beberapa hari lalu, sebenarnya sudah bisa menempati Sentra Ikan Hias di Raden Inten, Duren Sawit.

"Sementara masuk dulu di situ, mereka kan bisa jualan pakai tenda. Nanti sembari berjalan kami sempurnain tempatnya," kata Anwar saat dihubungi Kompas.com, Rabu (26/9/2018).

Anwar mengatakan, para pedagang sudah bisa pindah meski pembangunan fisik permanen baru akan dikerjakan pada 2019.

Baca juga: Pedagang Ikan Hias: Jangan Pejalan Kaki Saja yang Dipikirkan, Hak Kami Bagaimana?


Hal ini dilakukan agar pedagang ikan hias tidak lagi berjualan di trotoar. 

"Yang (pembangunan) 2019 itu kan bangunan permanennya, sekarang (pedagang) masuk dulu. Di pasar kan juga dagangnya pakai tenda, kalau (berjualan) di atas trotoar, kotor, bau itu mengganggu," ujar dia. 

Ia mengatakan, para pedagang tinggal mengomunikasikan hal ini kepada Camat Jatinegara. Kemudian, camat akan mengomunikasikan ini kepada Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI.

Baca juga: Pedagang Ikan Hias Jatinegara Direlokasi ke Sentra Perabotan Rumah Tangga

Sebelumnya, koordinator paguyuban pedagang ikan hias Jatinegara Ridwan memprotes penertiban PKL yang dilakukan Satpol PP Jakarta Timur di Pasar Ikan Jatinegara, Jalan Matraman Raya, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (24/9/2018).

Ada 63 pedagang ikan hias yang ditertibkan.

"Isu relokasi ini ada dari dulu, tetapi sampai sekarang enggak ada. Ibarat kapan waktunya, sedangkan kami ini kan punya hak, jangan hak pejalan kaki saja dipikirin, pejalan kaki punya hak, nah di mana hak kami?" ujar Ridwan kepada wartawan, di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin.

Menurut dia, para PKL tidak akan keberatan jika direlokasi ke tempat yang lebih baik. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X