Soal Penataan Kalimalang, Emil Diminta Pertimbangkan DED yang Dibuat Pemkot Bekasi

Kompas.com - 27/09/2018, 06:04 WIB
Kalimalang di Kota Bekasi yang direncanakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan disulap menjadi seperti Sungai Cheonggyecheon, di Seoul, Korea Selatan, Kamis (13/9/2018). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIKalimalang di Kota Bekasi yang direncanakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan disulap menjadi seperti Sungai Cheonggyecheon, di Seoul, Korea Selatan, Kamis (13/9/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Terkait penataan daerah aliran sungai (DAS) Kalimalang, Pemerintah Kota Bekasi meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil melihat DED (detailed engineering design) Kalimalang yang sudah dibuat Pemkot Bekasi sejak 2016.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan, penataan saluran Kalimalang yang akan dilakukan Pemkot Bekasi sebelumnya dibangun dari pinggir Jalan M Hasibuan hingga Sumber Arta daerah Caman.

"Kalimalang itu DED-nya sudah jadi penataan Kalimalang. Di sana nanti akan dibangun taman, (jalur) pedestrian, air mancur dan jembatan Candrabhaga," kata Jumhana, Rabu (26/9/2018).

Ridwan Kamil akan menata satu dari tiga titik yang diusulkan Tim Sinkronisasi Bodebek beberapa saat yang lalu. Tiga titik itu adalah DAS Kalimalang di Gerbang Tol Bekasi Timur, di dekat Kampus Unisma (Universitas Islam '45) Bekasi, Bekasi Timur, dan di dekat Hotel Horison, Bekasi Selatan.

Baca juga: Tak Hanya Kalimalang, PDAM Harap Kali Bekasi Juga Direvitalisasi

Jumhana menambahkan, jika hanya satu titik yang ditata oleh Pemprov Jawa Barat, hal itu perlu dikomunikasikan dengan Pemkot Bekasi. Namun, dia berharap agar DED yang disampaikan Pemkot Bekasi jadi bahan pertimbangan Pemprov Jabar dalam menentukan disain penataan Kalimalang.

"Kami sampaikan terima kasih, kami juga senang, masyarakat juga senang mendengar perhatian Pemprov Jabar akan menata Kalimalang. Hanya dalam pelaksanaannya kan ada sinergitas dengan daerah kan. Itu kan masalah teknis," tambah dia.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau Pepen mengatakan, Pemprov Jabar harus melihat DED yang sudah dibuat Pemkot Bekasi. Soalnya, penataan Kalimalang akan dilakukan di wilayah Kota Bekasi.

"Pak Gubernur harus lihat punya kami, tidak mungkin bikin sendiri, orang wilayahnya ada di kami kok. Ya nanti hasilnya akan kami berikan," kata Pepen.

Baca juga: Rahmat Effendi Bersyukur Ridwan Kamil akan Tata Kalimalang



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Megapolitan
Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Megapolitan
Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Megapolitan
Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Megapolitan
Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Megapolitan
Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Megapolitan
Polisi Masih Cari Tahu Identitas Jenazah yang Ditemukan di Dalam Bajaj

Polisi Masih Cari Tahu Identitas Jenazah yang Ditemukan di Dalam Bajaj

Megapolitan
Pemprov DKI Pakai Tanah Kerukan Setu untuk Meninggikan Area Pemakaman Covid-19

Pemprov DKI Pakai Tanah Kerukan Setu untuk Meninggikan Area Pemakaman Covid-19

Megapolitan
Setelah Kecelakaan Motor, Seorang Pria Kabur ke Kali Bekasi dan Menghilang

Setelah Kecelakaan Motor, Seorang Pria Kabur ke Kali Bekasi dan Menghilang

Megapolitan
Harapan Korban Pelecehan di Bandara Soetta, Pelaku Dihukum Sesuai Perbuatannya

Harapan Korban Pelecehan di Bandara Soetta, Pelaku Dihukum Sesuai Perbuatannya

Megapolitan
45 Persen Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Tak Ada Gejala

45 Persen Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Tak Ada Gejala

Megapolitan
Pemprov DKI: 113 Perusahaan Ditutup Selama PSBB Ketat di Jakarta

Pemprov DKI: 113 Perusahaan Ditutup Selama PSBB Ketat di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X