Ada Tempat Penitipan Anak untuk Pegawai DKI di Balai Kota

Kompas.com - 28/09/2018, 19:50 WIB
Taman Penitipan Anak Bale Belajar Balai Kota untuk anak-anak pegawai DKI Jakarta yang ada di Balai Kota KOMPAS.com/JESSI CARINA Taman Penitipan Anak Bale Belajar Balai Kota untuk anak-anak pegawai DKI Jakarta yang ada di Balai Kota

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan taman penitipan anak (TPA) untuk pegawai DKI di Balai Kota.

Di TPA ini, anak-anak para pegawai bisa mengikuti pendidikan PAUD yang pengajarnya berasal dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

"Itu programnya gubernur tentang memperbanyak pendirian satuan PAUD di DKI meliputi di kantor pemerintah dan ruang publik. Kantor pemerintahan itu seperti Balai Kota, kantor Wali Kota, nah di Balkot itu ada taman penitipan anak," ujar Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Fery Safarudin, ketika dihubungi, Jumat (28/9/2018).

Baca juga: Minta PMD, PD Pasar Jaya Mau Buat Pasar Buku yang Bisa Jadi Tempat Penitipan Anak

TPA ini bernama 'TPA Negeri Bale Belajar Balai Kota'. Letaknya ada di lantai dasar Blok G Balai Kota dengan memanfaatkan ruangan yang sudah ada.

Fery mengatakan, pihaknya hanya membuat interior di dalamnya saja.

TPA ini sudah beroperasi sejak 12 September. Pegawai yang menitipkan anaknya di TPA ini tidak dikenakan biaya apa pun.

Saat ini, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta, sedang menyosialisasikan TPA ini kepada pegawai di Balai Kota.

Baca juga: Mimpi Gubernur Anies tentang Perpustakaan dan Penitipan Anak di Jakarta

"Ini sasarannya untuk anak-anak pegawai," kata Fery.

Selain di kantor pemerintahan, TPA semacam ini juga disiapkan di ruang publik lain seperti di pasar. Fery mengatakan, PD Pasar Jaya sedang menyiapkan TPA di Pasar Walang, Jakarta Utara.

Pantauan Kompas.com, terdapat kursi-kursi kecil, meja, sofa, dan arena bermain di TPA itu. Nuansa ruangannya juga berwarna-warni.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Underpass Ghandi Kemayoran Masih Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

Megapolitan
Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

Megapolitan
Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

Megapolitan
Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

Megapolitan
Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

Megapolitan
Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

Megapolitan
Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

[POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

Megapolitan
Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

Megapolitan
Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

Megapolitan
Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Megapolitan
Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

Megapolitan
Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

Megapolitan
Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X