Desain Penataan Kalimalang Pemkot Bekasi Akan Dikombinasi dengan Milik Ridwan Kamil

Kompas.com - 28/09/2018, 22:48 WIB
Desain revitalisasi Kalimalang yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di akun Facebook dan Instagram miliknya. Desain direncanakan rampung dalam 100 hari ke depan. Kalimalang Baru rencananya bisa dinikmati warga Bekasi dan sekitarnya pada awal tahun 2020. dok. InstagramDesain revitalisasi Kalimalang yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di akun Facebook dan Instagram miliknya. Desain direncanakan rampung dalam 100 hari ke depan. Kalimalang Baru rencananya bisa dinikmati warga Bekasi dan sekitarnya pada awal tahun 2020.

BEKASI, KOMPAS.com - Konseptor Penataan Kalimalang Sibarani Sofian mengatakan, pihaknya akan mengkaji dan melihat detail engineering design (DED)) penataan Kalimalang yang sudah dibuat Pemerintah Kota Bekasi.

Sofian mengatakan, dia akan mencari titik tengah terkait desain penataan Kalimalang agar bisa disepakati bersama oleh pihak Pemkot Bekasi maupun Pemprov Jawa Barat.

"Tentu nanti saya akan lihat dan juga semoga tidak terlalu jauh, ya, yang namanya desain sungai itu kan bahkan Pak Pepen (Wali Kota Bekasi) bilang ada air mancur, di desain kita juga sama ada air mancur gitu, sama-sama. Tinggal cari jalan tengahnya saja," kata Sofian, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (28/9/2018).


Menurut Sofian, adanya DED Pemkot Bekasi dapat memperkaya unsur desain penataan Kalimalang menjadi lebih bervariasi.

Baca juga: Proses Penataan Kalimalang Diyakini Tidak Akan Mencemari Aliran Airnya

Sementara itu, Sofian mengaku, hingga kini dia belum menerima format DED yang dibuat Pemkot Bekasi.

Namun, apabila sudah mendapatkan format tersebut, dia akan menyelaraskan DED milik Pemkot Bekasi dengan desain yang sudah dirancang Pemprov Jawa Barat.

"Ya, saya akan paparkan, ya, kepada Pak Wali Kota kalau visi (penataan Kalimalang) Pak Kamil maunya seperti ini, dari Pemkot Bekasi seperti apa. Ya tugas saya adalah ya mencari jalan tengahnya gitu, ya, yang terbaik buat dua-duanya," ujar Sofian.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, desain penataan Kalimalang yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di akun media sosialnya berbeda dengan DED yang sudah dibuat Pemkot Bekasi pada 2016.

Baca juga: Desain Revitalisasi Kalimalang Pemkot Bekasi Beda dengan Milik Ridwan Kamil

Tri mengatakan, DED revitalisasi Kalimalang yang dibuat Pemkot Bekasi banyak dilengkapi air mancur serta jembatan.
Sementara desain milik Ridwan Kamil atau Emil lebih banyak menata bantaran Kalimalang.

"Ya nanti kami koordinasikan, saya kira mungkin agak berbeda. ( Desain) kami lebih banyak air mancur dan sebagainya ada perahunya gitu," kata Tri, di RS Global Awal Bros, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/9/2018).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Jumat Pagi, Kualitas Udara Bekasi dan Depok Lebih Buruk daripada Jakarta

Megapolitan
Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Keterlibatan Dokter dalam Penganiayaan Ninoy, Disebut Tak Obati dan Ikut Interogasi...

Megapolitan
Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Ulah Djeni Si Penggelap Mobil, Bikin Repot Keluarga hingga Jadi Target Kemarahan Para Korban

Megapolitan
Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Kisah di Balik Nama Kampung Apung, Berawal dari Kekompakan Warga Hadapi Musibah...

Megapolitan
Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Aksi Mahasiswa Tuntut Perppu KPK, Hanya 2,5 Jam dan Tak Bisa Sampai ke Depan Istana

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Teman Tewas Dalam Tawuran, Pelajar di Depok Balas Dendam Rusak Sekolah Pelakunya

Megapolitan
Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Stres Mau Nikah Diduga Jadi Motif ART Aniaya Bayi 2 Tahun di Depok

Megapolitan
Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Rumah 4 Lantai Dibongkar Satpol PP Jaksel karena Langgar Peraturan Perizinan

Megapolitan
30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

30 Pelajar Diamankan Terkait Perusakan SMK di Depok, 5 Orang Jadi Tersangka

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Raup Rp 2,5 Miliar dari Gelapkan 62 Mobil, Djeni Terlilit Utang

Megapolitan
Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Dishub DKI: Kami Tidak Bisa Larang Penggunaan Bus Zhong Tong

Megapolitan
Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Pengasuh Aniaya Bocah, Orangtua Korban Penasaran Apa Motifnya

Megapolitan
1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

1 November, 59 Bus Zhongtong Beroperasi di Jakarta

Megapolitan
Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Orang Tua YM Curiga karena Pengasuh Mengurung Diri 2 Malam Bersama Anaknya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X