Kompas.com - 30/09/2018, 12:36 WIB
Mantan perenang nasional Richard Sam Bera dan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari membawa obor Asian Para Games 2018 di atas mobil klasik, Minggu (30/9/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMantan perenang nasional Richard Sam Bera dan Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari membawa obor Asian Para Games 2018 di atas mobil klasik, Minggu (30/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Torch relay atau pawai obor Asian Para Games 2018 dilanjutkan menuju Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga dari kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (30/9/2018) siang.

Berbeda dengan pawai dari Balai Kota menuju Bundaran HI yang dilakukan dengan berjalan kaki, pawai menuju Kemenpora dilakukan menggunakan kendaraan-kendaraan klasik.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ada puluhan kendaraan yang mengikuti tersebut, termasuk sejumlah motor gede.

Obor Asian Para Games 2018 dibawa oleh mantan perenang nasional Richard Sam Bera yang didampingi Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari.

Baca juga: Kemeriahan Kirab Obor Asian Para Games 2018 di Jakarta

Mereka tampak menumpangi sebuah kendaraan beratap terbuka berwarna abu-abu.

Pawai menggunakan kendaraan klasik itu rencananya akan melintasi sejumlah ruas jalan protokol yaitu Jalan Imam Bonjol, Jalan Rasuna Said, Jalan Casablanca, Jalan Saharjo, Jalan Soepomo, dan Jalan Gatot Subroto.

Sebelum tiba di Kantor Kemenpora, obor rencananya akan singgah di Gedung DPR dan MPR. Adapun kegiatan Paralympian Festival juga akan diadakan di Kantor Kemenpora.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebut Sumur Resapan Tak Efektif, Warga Lebak Bulus: Ini Masih Banjir, Surutnya Lama...

Sebut Sumur Resapan Tak Efektif, Warga Lebak Bulus: Ini Masih Banjir, Surutnya Lama...

Megapolitan
6 Tersangka Spesialis Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Polisi Amankan Sepucuk Senjata Api

6 Tersangka Spesialis Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Polisi Amankan Sepucuk Senjata Api

Megapolitan
Wilayahnya Dilanda Banjir Tiap Tahun, Ketua RT di Tegal Alur: Saya Bilang Ini Anniversary

Wilayahnya Dilanda Banjir Tiap Tahun, Ketua RT di Tegal Alur: Saya Bilang Ini Anniversary

Megapolitan
Polda Metro Gencar Tindak Mobil Berplat Khusus RF, DPR Siap 'Backup'

Polda Metro Gencar Tindak Mobil Berplat Khusus RF, DPR Siap "Backup"

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, 124 Kendaraan Berpelat Khusus RF Ditilang

Langgar Ganjil Genap hingga Pakai Rotator, 124 Kendaraan Berpelat Khusus RF Ditilang

Megapolitan
Mantan Istri Bambang Pamungkas Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik

Mantan Istri Bambang Pamungkas Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Sindikat Pencuri Bersenjata Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, 2 Orang Masih Buron

Sindikat Pencuri Bersenjata Spesialis Bobol Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap, 2 Orang Masih Buron

Megapolitan
Saptol PP Awasi Penerapan Prokes di Sekolah untuk Cegah Penularan Covid-19

Saptol PP Awasi Penerapan Prokes di Sekolah untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Jenazah Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diotopsi, Kuasa Hukum Sebut Ada Luka di Tubuhnya

Jenazah Tahanan Polres Jaksel yang Tewas Diotopsi, Kuasa Hukum Sebut Ada Luka di Tubuhnya

Megapolitan
Kerap Kebanjiran, Warga Tegal Alur Ajukan Perbaikan Saluran sejak 2018 tapi Tak Kunjung Terealisasi

Kerap Kebanjiran, Warga Tegal Alur Ajukan Perbaikan Saluran sejak 2018 tapi Tak Kunjung Terealisasi

Megapolitan
Dalang Bom Bali I Zulkarnaen Divonis 15 Tahun Penjara

Dalang Bom Bali I Zulkarnaen Divonis 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Titik Banjir di Jakarta Semakin Meluas Rabu Sore, Ribuan Jiwa Mengungsi

Titik Banjir di Jakarta Semakin Meluas Rabu Sore, Ribuan Jiwa Mengungsi

Megapolitan
Polisi Masih Cari Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Polisi Masih Cari Barang Bukti Kasus Pengeroyokan Anggota TNI AD di Jakarta Utara

Megapolitan
Pasien Covid-19 di Krukut Akan Dites PCR Dua Kali Setelah Isolasi Mandiri 2 Pekan

Pasien Covid-19 di Krukut Akan Dites PCR Dua Kali Setelah Isolasi Mandiri 2 Pekan

Megapolitan
Warga Sebut Keberadaan Sumur Resapan di Lebak Bulus Tak Efektif Atasi Banjir

Warga Sebut Keberadaan Sumur Resapan di Lebak Bulus Tak Efektif Atasi Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.