Presiden Kirimkan 1.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Palu

Kompas.com - 01/10/2018, 14:53 WIB
Bantuan presiden untuk palu, Senin (10/1/2018) KOMPAS.com/Ryana AryaditaBantuan presiden untuk palu, Senin (10/1/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengirimkan 1.500 paket bantuan ke korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/9/2018).

Paket bantuan itu dikirimkan menggunakan pesawat Hercules dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

"Kemarin 4.000 bingkisan, kemudian siang ini 1.500 ditambah makanan siap saji 5.000 boks, juga 2,5 ton air mineral dan biskuit," ujar Komandan Lanud Halim Perdana Kusuma, Marsekal Pertama Muhammad Tony Haryono, kepada wartawan, Senin.

Tiap paket berisi sembako 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 1 kotak teh, 1 dus biskuit, dan 1 liter air mineral.

Baca juga: BNPB: 48.025 Orang Mengungsi di Palu

Pemberian bantuan ini akan dikirimkan ke beberapa titik yaitu Perumnas Balaroa, Pantai Talisen, RS Undatan, Bandara, dan Tempat pengungsian.

Tony mengatakan, paket bantuan dari presiden ini merupakan pengiriman kali kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebelum beliau ke sana kami sudah mengirim 4.000 dari kepresidenan, hari Sabtu sudah sampai sana," kata dia.

Bantuan presiden untuk palu, Senin (10/1/2018)KOMPAS.com/Ryana Aryadita Bantuan presiden untuk palu, Senin (10/1/2018)

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut dikirimkan sesuai permintaan dari korban di Palu.

"Kita koordinasi dengan yang di Palu, mereka butuhnya apa kita kirim. Skala prioritasnya seperti itu. Misalnya disana butuh tenda kita kirim, butuh bahan makanan kita kirim. Yang menentukan apa yang dikirim itu tergantung dari sana," ujar dia.

Baca juga: Ingin Tinggalkan Palu, Warga Merangsek Dekati Pesawat Hercules yang Mendarat

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 SR dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), memakan korban jiwa, sekaligus mengakibatkan sejumlah kerusakan.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (30/9/2018), jumlah korban meninggal mencapai 832 orang, 821 orang dari Kota Palu, dan 11 orang dari Donggala.

Selain itu, 540 orang dilaporkan luka berat, dan 16.732 warga mengungsi di 24 titik di Palu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Penembakan di Taman Sari Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Produksi Tembakau Sintetis, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Kurir Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Karawaci Tangerang

Megapolitan
Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Diduga Intimidasi Jurnalis, Kadispora Tangsel Mengaku Emosi

Megapolitan
Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Setuju Tarif Parkir Naik, Pengamat: Indonesia Sudah Lama Jadi Surga Parkir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Pemkot Bekasi Ungkap Penyebab Meninpisnya BOR di RSUD

Megapolitan
Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Update 23 Juni: 35.705 Pasien Covid-19 di Jakarta Dirawat, 4.693 Kasus Baru

Megapolitan
Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Hasil Asesmen, Anji Segera Keluar Tahanan untuk Rehabilitasi

Megapolitan
Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Amankan Pria Positif Covid-19 yang Mengamuk di RSUD Pasar Minggu, 2 Satpam Tertular

Megapolitan
Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Pemkot Tangerang Minta Perkantoran Patuhi Skema WFH dan WFO

Megapolitan
Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Sasar 25.000 Warga, Vaksinasi Massal di Stadion Patriot Bekasi Dilanjutkan Juli 2021

Megapolitan
Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Video Pria Positif Covid-19 Mengamuk Minta Dirawat di RSUD Pasar Minggu Viral di Medsos

Megapolitan
Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Tempat Tidur ICU untuk Pasien Covid-19 di Tangsel Tersisa 4 Unit

Megapolitan
Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Kepala Dinas Pertamanan DKI Bantah Jenazah Pasien Covid-19 Mulai Diangkut Pakai Truk

Megapolitan
Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Alarm dari RS Wisma Atlet, Pasien Positif Dipulangkan hingga 'Teror' Sirine

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X