Sudin Kesehatan Jakarta Barat Mencari Keberadaan Pengidap HIV/AIDS untuk Diobati

Kompas.com - 01/10/2018, 17:42 WIB
Ilustrasi HIV/AIDS thinkstock/vchalIlustrasi HIV/AIDS

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Weningtyas menyebut, pihaknya mencari pengidap penyakit HIV/AIDS di wilayahnya.

Hal ini dilakukan dalam program kegiatan pemetaan populasi kunci yang akan dilakukan pada Oktober 2018.

"HIV harus ditemukan sebanyak-banyaknya. Jadi, kalau ada banyak (yang ditemukan) jangan 'ih banyak banget', enggak. Justru memang harus dapat banyak, biar kalau ketemu diobatin sampai sembuh dan tuntas," kata Weningtyas, di gedung Wali Kota Jakarta Barat, Senin (1/9/2018).

Baca juga: Seks Bebas dan Narkoba Jadi Pemicu Bertambahnya Jumlah Penderita HIV/AIDS

Pihaknya telah mengantongi data lokasi-lokasi wilayah yang memiliki penilaian populasi kunci terbesar dengan usia penderita berkisar 20-30 tahun, dan akan mencari wilayah lainnya.

Adapun populasi kunci yang dimaksud adalah wanita pekerja seks, pengguna napza suntik, lelaki seks dengan lelaki, dan waria.

Weningtyas mengatakan, terdapat 4 rumah sakit umum daerah (RSUD), 2 rumah sakit pemerintah, 5 rumah sakit swasta, dan 8 puskesmas kecamatan di Jakarta Barat, yang mengobati pengidap HIV/AIDS.

Semua obat anti retro viral atau ARV gratis di fasilitas kesehatan swasta maupun pemerintah.

Para pasien bisa mendapatkan konseling dan pengobatan oleh dokter umum di puskesmas kecamatan dan dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit.

Apabila pasien anak-anak, akan diarahkan ke dokter spesialis anak terlebih dahulu.

Baca juga: Ada 988 Penderita HIV di Depok

"Seluruh puskesmas kecamatan di Jakarta Barat sudah ada layanan pengobatan HIV gratis dan 4 RSUD di Jakarta Barat juga sudah bisa terapi HIV," kata Weningtyas.

Ia menambahkan, rahasia pasien terjamin karena bukan identitas pasien yang muncul dalam sistem informasi HIV/AIDS nasional atau SIHA.

Melainkan, data registrasi nasional atau regnas, sehingga identitas pasien tidak muncul.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X