ACT: Pangan dan Obat-obatan Kebutuhan Mendesak di Sulawesi Tengah

Kompas.com - 01/10/2018, 20:14 WIB
Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin di kantor ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPresiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin di kantor ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Aksi Cepat Tanggap ( ACT) Ahyudin menyatakan, pihaknya tengah berupaya menyalurkan sebesar-besarnya logistik ke korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Dia menyebut, logistik pangan menjadi kebutuhan terbesar bagi korban di sana.

"Pekan ini yang penting men-drop logistik sebanyak-banyaknya. Pastikan pengungsi tidak kelaparan. Saya kira logistik itu bantuan yang paling harus diselenggarakan," kata Ahyudin, di kantor ACT, di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

Baca juga: ACT Akan Dirikan Information Center Terkait Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

Selain logistik dan makanan, kebutuhan selanjutnya yang mendesak yakni tenaga medis dan obat-obatan. Setelah itu, tenda juga penting bagi korban selamat untuk mengungsi.

Kebutuhan lain yang dicatat oleh ACT meliputi bahan bakar minyak, solar, premium, genset, alat penerangan, terpal, selimut, velved, kantong mayat, dan kain kafan.

Logistik pangan yang dibutuhkan di antaranya air minum, bahan makanan, makanan bayi dan anak, dapur umum, air bersih, dan tangki air.

Baca juga: Evakuasi Korban Gempa dan Tsunami, ACT Kirim 1.000 Relawan

"Masalahnya memasukkan logistik ini cukup susah, dari udara enggak bisa, dari laut juga enggak bisa, ini yang jadi ujian cukup besar lah," ujar Ahyudin.

Gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018), meluluhlantakkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

ACT mencatat hingga Senin pukul 05.00, setidaknya ada 1.203 korban meninggal dunia, 46 hilang, 540 luka berat, dan 16.732 orang mengungsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

Megapolitan
[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

[BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

Megapolitan
Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

Megapolitan
Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

Megapolitan
Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

Megapolitan
Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

Megapolitan
Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

Megapolitan
Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

Megapolitan
Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus 02, Korban Gemetaran

Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus 02, Korban Gemetaran

Megapolitan
Proses Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid Kian Menjelimet

Proses Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid Kian Menjelimet

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Lowongan 3.958 CPNS, dari Tenaga Pendidikan hingga Kesehatan

Pemprov DKI Buka Lowongan 3.958 CPNS, dari Tenaga Pendidikan hingga Kesehatan

Megapolitan
Klaim Rizieq Shihab dapat Surat Cekal yang Dibantah Pemerintah Indonesia

Klaim Rizieq Shihab dapat Surat Cekal yang Dibantah Pemerintah Indonesia

Megapolitan
Polisi Sita Senjata Api dari Sopir yang Diamuk Massa di Poltangan karena Tabrak Lari

Polisi Sita Senjata Api dari Sopir yang Diamuk Massa di Poltangan karena Tabrak Lari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X