Kompas.com - 02/10/2018, 13:00 WIB
Suasana simulasi pengamanan pemilu 2019 yang dilakukan Polrestro Bekasi Kota di Lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Selasa (2/10/2018). KOMPAS.com/-DEAN PAHREVISuasana simulasi pengamanan pemilu 2019 yang dilakukan Polrestro Bekasi Kota di Lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Selasa (2/10/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Polres Metro Bekasi Kota mengadakan simulasi pengamanan jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Jalan Veteran, Bekasi Selatan, Selasa (2/10/2018).

"Ya Mantap Brata (nama operasi simulasi pengamanan) itu, pengamanan pemilu presiden, pengamanan pemilu legislatif, itu rangkaian kegiatan sudah berjalan nih mulai dari tanggal 23 September (2018)... sampai nanti tanggal 13 April (2019)..." kata Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Widjonarko di Lapangan Alun-alun Kota Bekasi, Selasa (2/10/2018).

Simulasi pengamananan dimulai pukul 08.00 WIB. Terdapat sejumlah orang bertindak sebagai massa demonstran dan 500 personel polisi bertugas mengamankan massa itu.

Baca juga: Simulasi Pengamanan Pemilu, Wakapolri Beri Catatan kepada Anak Buahnya

Widjonarko mengatakan, saat pelaksanaan pemilu nanti pihaknya akan menugaskan personel untuk mengamankan TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kota Bekasi. Namun karena keterbatasan jumlah personel, polisi akan bersinergi dengan TNI dan Linmas (Perlindungan Masyarakat) untuk mengamankan pemilu di TPS.

"Memang jumlah TPS ini kan 6.500, itu sementara jumlah anggota hanya 1.600. Jadi saya kira tidak bisa meng-cover 1 TPS 1 personel. Paling tidak nanti ada beberapa TPS yang berdekatan itu diawasi oleh satu anggota. Tapi juga ada anggota TNI juga ada linmas juga termasuk juga penyelenggara pemilu jadi kita bersinergi," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Baswedan Tegaskan ke Relawan untuk Tak Bicara Pilpres 2024

Anies Baswedan Tegaskan ke Relawan untuk Tak Bicara Pilpres 2024

Megapolitan
Fakta Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Diteriaki Maling Usai Senggol Motor dan Diserang Membabi Buta

Fakta Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Diteriaki Maling Usai Senggol Motor dan Diserang Membabi Buta

Megapolitan
Rian Ernest Optimistis Elektabilitas PSI Akan Menanjak karena Sering Kritik Pemerintahan Gubernur Anies

Rian Ernest Optimistis Elektabilitas PSI Akan Menanjak karena Sering Kritik Pemerintahan Gubernur Anies

Megapolitan
Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol Untuk Foto-foto

Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol Untuk Foto-foto

Megapolitan
Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Megapolitan
Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

Megapolitan
Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Megapolitan
Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Megapolitan
Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Megapolitan
Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Megapolitan
Jakarta Bakal Punya 5 Lapangan Berstandar FIFA, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Jakarta Bakal Punya 5 Lapangan Berstandar FIFA, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.